Demi Kelestarian Lingkungan, Tetra Pak Kampanyekan Gerakan 3 L

Kompas.com - 22/02/2019, 08:45 WIB
Ilustrasi membuang sampahIngram Publishing Ilustrasi membuang sampah

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Daur ulang pascakonsumsi merupakan bagian penting untuk kelestarian lingkungan, khususnya keberadaan hutan.

Untuk menciptakan hal ini, diperlukan kerjasama antara konsumen dan pelaku industri.

Perusahaan pemrosesan dan pengemasan makanan berbasis kertas, Tetra Pak, mengajak konsumen untuk melakukan gerakan 3 L.

Gerakan ini bertujuan untuk mengelola sampah kemasan kertas karton makanan dan minuman.

Gerakan 3 L terdiri dari membuka Lipatan atas dan bawah, Letakan sedotan ke dalam kemasan dan ratakan, serta Lepaskan kemasan bekas di tempat yang di sediakan.

"Kertas karton bekas kemasan ini sebaiknya dibuang dalam tempat sampah khusus untuk sampah daur ulang," ucap Reza Andrianto selaku Environment Manager Tetra Pak Indonesia.

Menurutnya, membuang karton kemasan di tempat sampah yang telah tercampur akan menurunkan nilai jual.

"Kalau di tempat sampah khusus, kertas karton kemasn ini bentuknya akan lebih baik dan harga jualnya nggak turun. Kalau di campur dengan sampah lain bisa basah dan rusak, lalu harga jual bisa turun 50 persen," tambahnya.

Baca juga: Komitmen Tetra Pak Gunakan Kertas Berlabel FSC

Dengan kata lain, menerapkan gerakan 3 L turut membantu pelestarian lingkungan sekaligus membantu perekonomian para pemulung barang bekas.

Selain itu, konsumen juga diharapan untuk memilik produk makanan minuman berlabel FSC demi membantu kelestarian hutan.

"Pentingnya produk dengan sertifikasi FSC guna memastikan keberlanjutan hutan bagi generasi mendatang," ucap Reza.

Reza menuturkan, kemasan karton dalam produk Tetra Pak menggunakan teknologi aseptik sehingga dapat bertahan lama tanpa pengawet dan proses pendinginan selama distribusi dan pemajangan di toko.

Kemasan produk Tetra Pak juga telah tersertifikasi FSC karena telah menerapkan kebijakan untuk memilih kertas yang dikelola secara bertanggung jawab dari hutan tersertifikasi Forrest Stewardship Council (FSC)


 




Close Ads X