Kompas.com - 22/02/2019, 12:37 WIB

Di AS, pelarangan tersebut baru mulai diberlakukan pertengahan 2018 lalu.

Namun, industri makanan berargumen bahwa lemak trans masih perlu untuk beberapa proses tertentu.

Untuk itu, FDA masih memberikan jangka waktu satu tahun kepada para perusahaan untuk mematuhinya, bahkan pada beberapa kasus masih hingga Januari 2020.

Itulah mengapa lemak trans masih mungkin ada pada makanan kemasan, sekalipun di AS.

Lemak trans mungkin ditemukan pada beberapa produk seperti margarin, makanan yang dipanggang, permen, makanan beku, serta beberapa saus dan dressing.

Baca juga: Tips Mudah Mengecilkan Perut Buncit

Lemak trans buruk bagi perut karena mampu meningkatkan jumlah lemak di sekitar perut dan hal ini juga berbahaya bagi kesehatan jantung.

Jadi, jika kamu sebelumnya secara tidak sengaja mengonsumsi makanan ini, Stahl menyarankan untuk menghindarinya.

2. Menghindari gula

Stahl merekomendasikan agar kita membatasi asupan gula untuk mengurangi lemak perut.

Studi menunjukkan, mengonsumsi gula berlebih bisa meningkatkan simpanan lemak pada perut dan hati.

Hal ini bisa menyebabkan resistensi insulin, kondisi yang menyebabkan kita sulit menurunkan berat badan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber POP SUGAR
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.