Kompas.com - 01/03/2019, 08:35 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Menurutnya, membangun kebiasaan untuk berhenti menggunakan kantong plastik memang bukan hal mudah. Namun, kebiasaan itu juga bukan tidak mungkin.

"Siapkan saja tas goodie atau tas pakai ulang, sekarang banyak macamnya ada yang dari silikon juga. Bagus-bagus dan tidak berat, cukup dilipat untuk dibawa kemana-mana," kata Ecka.

Kebijakan baru

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) akan menerapakan Kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) di ritel-ritel moderen mulai 1 Maret 2019.

Ini dilakukan untuk mendukung salah satu visi pemerintah untuk mengurangi sampah 30 persen, termasuk sampah plastik pada 2050 mendatang.

Aturan serupa sebelumnya pernah dilakukan . Pembeli yang memerlukan plastik diharuskan untuk membayar. Namun, aturan tersebut belakangan menghilang.

Jadi, apakah memungkinkan kita hidup tanpa kantong plastik? Bukan tidak mungkin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Masyarakat Diminta Pilah Sampah Plastik agar Dapat Didaur Ulang

Apalagi jika kita mengingat kemungkinan akan semakin banyak plastik di lautan pada 2050 daripada jumlah ikan yang hidup.

Membawa kantong belanjaan sendiri untuk berbelanja, seperti yang dilakukan Intan dan Ecka, bisa menjadi alternatif untuk mulai mengurangi sampah plastik.

Namun, ada beberapa alternatif lainnya yang juga bisa kamu pilih, seperti dilansir dari huffpost.com.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.