Kompas.com - 01/03/2019, 08:53 WIB
Editor Wisnubrata

Risiko stroke dapat dicegah dengan kombinasi perubahan gaya hidup dan perawatan medis yang tepat.

1. Berhenti merokok dan minum alkohol

Rokok dan alkohol mempersempit pembuluh darah di otak. Para perokok dan penggemar minum-minum miras punya risiko 2 kali lebih cepat mengalami serangan stroke daripada yang tidak.

2. Jaga tensi dan kolesterol

Hipertensi dan kolesterol tinggi adalah faktor risiko utama dari stroke. Pengidap hipertensi memiliki risiko 1,5 kali lipat untuk terkena stroke berulang. Selain risiko stroke, dua masalah ini juga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah otak dapat menghambat aliran darah menuju sel-sel otak. Tekanan darah tinggi dalam otak menyebabkan pembuluh darah pecah dan mengakibatkan stroke hemoragik.

3. Makan sehat dan olahraga

Olahraga teratur dan makan sehat dapat membantu kita memulihkan fungsi otak sekaligus mengurangi risiko stroke.

Hindari makanan yang mengandung garam tinggi, lemak trans, dan kolesterol tinggi. Perbanyak makan buah dan sayuran segar untuk menjaga kesehatan otak, jantung, serta pembuluh darah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.