Kompas.com - 04/03/2019, 15:00 WIB

Orang-orang yang mengalami adiksi media sosial dianggap sama buruknya dengan mereka yang jarang olahraga.

Namun, di mana batasan "berlebihan" ber-medsos yang dimaksud?

Kita mungkin masih sulit mengukurnya. Namun, Rock menyarankan agar kita bertanya pada orang-orang terdekat apakah kita sudah berlebihan memakai media sosial atau tidak.

Jika masih kurang yakin, cobalah berhenti menggunakannya sejenak dan lihat apa yang kamu rasakan.

"Jika itu membuatmu sangat tidak nyaman, ingatlah bahwa mengubah kebiasaan apapun seringkali terasa aneh dan sulit. Tapi, jika memang rasanya sangat sangat tidak nyaman, maka bisa jadi sudah kecanduan," ujarnya.

Para peneliti mulai melihat hubungan paralel terhadap orang-orang yang mungkin mengalami adiksi media sosial. Namun, karena media sosial masih merupakan hal baru, penelitian yang ada baru sebatas di permukaan.

Baca juga: Yang Perlu Diajarkan Orangtua pada Anak Tentang Media Sosial

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.