CEO Ted Baker Mengundurkan Diri di Tengah Kasus Dugaan Pelecehan

Kompas.com - 05/03/2019, 08:27 WIB
CEO Ted Baker Ray Kelvin Getty ImagesCEO Ted Baker Ray Kelvin

KOMPAS.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pendiri Ted Baker Ray Kelvin terus bergulir.

Dilansir dari New York Post, Kelvin akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan CEO Ted Baker.

Desainer yang kerap menutupi wajahnya saat difoto tersebut diduga melakukan pelecehan terhadap karyawan, di mana memaksa untuk pelukan berlama-lama, membelai telinga, meminta untuk duduk berlutut dan secara tebuka meminta untuk berhubungan seksual.

Ketika tuduhan itu mencuat pada bulan Desember 2018, pria berusia 62 tahun itu langsung mengambil cuti. Tudingan tersebut muncul lewat petisi Organise.org.uk dan ditandatangani oleh 300 karyawan dan mantan karyawan Ted Baker.

Dalam tuduhan tersebut, para karyawan juga menyebut manajemen berusaha menutup mata dengan menyebut bahwa itu adalah yang disukai dan hal biasa bagi Kelvin.

"Kelvin telah membantah semua tuduhan pelanggaran," kata perusahaan yang berbasis di London tersebut.

"Namun, dia hari ini setuju untuk mengundurkan diri dengan segera dari posisinya sebagai chief executive officer dan direktur Ted Baker."

"Mengingat tuduhan yang dibuat terhadapnya, Kelvin memutuskan jika itu adalah kepentingan terbaik perusahaan baginya untuk mengundurkan diri, sehingga bisnis dapat bergerak maju di bawah kepemimpinan baru," kata ketua eksekutif David Bernstein.

Kelvin tidak akan berhak atas pembayaran gaji atau tunjangan, kata perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga mengatakan akan terus menyelidiki masalah ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X