Suntikan Ekstrak Salmon untuk Kulit Awet Muda

Kompas.com - 14/03/2019, 11:12 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Memiliki kulit yang tetap kencang, halus, dan juga lembab, meski usia terus bertambah, menjadi idaman banyak orang. Terapi-terapi terkini di klinik kecantikan pun berupaya mewujudkan keinginan tersebut.

Klinik estetika Euroskinlab memperkenalkan dua metode untuk meremajakan kulit wajah secara efektif, yakni Rejuran dan Alphabooster. 

Menurut penjelasan dr. Eliza Ennio Gunawan, dipl. AAAM, Rejuran adalah treatment terkini dengan kandungan utama ekstrak DNA salmon yang disuntikkan ke dalam kulit.

“Ini treatment yang sedang popular. Di Singapura dan Korea juga sudah ada. Fungsi utama dari rejuran ini sebagai skin healer, jadi sangat bagus untuk yang punya masalah kulit seperti scar atau problem penuaan dini,” kata Eliza dalam acara temu media di Jakarta (13/9).

Dalam satu paket perawatan rejuran, dokter akan melakukan tiga kali suntikan dengan interval setiap 3-4 minggu sekali. 

“Suntikannya memakai jarum yang kecil dan masuk sampai ke deep dermis karena dekat pembuluh darah yang akan menyerap ekstrak DNA salmonnya,” papar dokter dari Euroskinlab ini.

Rejuran akan mengaktifkan kembali kekuatan kulit untuk menyembuhkan diri sendiri dengan meningkatkan ketebalan epidermis, dermis, dan elastisitas kulit. 

Baca juga: 5 Perawatan di Malam Hari untuk Memperbaiki Tekstur Kulit

Eliza mengatakan, hasil akhir dari terapi ini adalah kulit menjadi lebih cerah, tekstur kulit lebih bagus, dan juga pori-pori wajah mengecil. Wajah pun tampak segar dan awet muda.

“Menilai seseorang itu awet muda atau tidak, enggak sekadar kulitnya kencang. Kalau kulitnya kusam, warnanya tidak rata, tetap terlihat tua,” ujarnya.

Paket perawatan ini membutuhkan biaya sekitar Rp 30 juta. Tak hanya pada wajah, rejuran juga bisa dilakukan di bagian leher dan tangan.

Alphabooster

Jika perawatan Rejuran untuk memperbaiki tekstur kulit yang bermasalah, Alphabooster merupakan terapi antipenuaan dan pencerah kulit. Terapi ini dilakukan dengan cara memasukkan vitamin dan hyaluronic acid ke dalam kulit lewat suntikan.

“Bedanya kalau rejuran suntiknya langsung oleh dokter, kalau alphabooster pakai alat mesogun untuk memasukkan serum anti-aging dan pencerah wajah ke lapisan dermis kulit,” kata Eliza.

Kedua terapi ini sebenarnya sama-sama untuk menutrisi kulit, tapi kalau alphabooster lebih sebagai maintenance. Untuk mengencangkan kulit, tetap perlu dikombinasikan dengan terapi lain sesuai anjuran dokter.

Baca juga: Perawatan Wajah di Klinik Estetika Makin Instan dan Bebas Nyeri

Karena sama-sama menggunakan suntikan, maka perawatan tersebut tidak disarankan untuk ibu hamil atau yang mesih memiliki masalah jerawat meradang.

“Kalau jerawatan, sebaiknya jerawatnya dulu disembuhkan, baru bisa melakukan terapi ini,” katanya.

Setelah perawatan, pasien juga dianjurkan untuk tidak beraktivitas di bawah sinar matahari terlalu lama, berenang, atau menggunakan scrub wajah, selama sekitar 2-3 hari.



Close Ads X