Kehidupan Mewah Influencer Olivia Jade yang Tersandung Kasus Suap

Kompas.com - 15/03/2019, 11:37 WIB
Aktri Lori Loughlin (tengah) dan kedua anaknya, Isabella Rose Giannuli (kiri) dan Olivia Jade.Insider Aktri Lori Loughlin (tengah) dan kedua anaknya, Isabella Rose Giannuli (kiri) dan Olivia Jade.

KOMPAS.com - Influencer dan Youtubers Oliva Jade Giannulli memang memiliki kehidupan mewah yang membuat banyak penggemarnya iri. 

Namun, kehidupannyanya berubah drastis setelah terbongkarnya kasus dugaan suap untuk masuk ke universitas bergengsi di Amerika Serikat.

Orangtua Olivia, aktris Lori Loughlin dan desainer Mossimo Giannulli diduga membayar 500.000 US dollar untuk memasukkan dua anak perempuannya ke Universitas Southern California. 

Sebelum skandal ini terungkap, Olivia sering menampilkan kehidupannya yang nyari sempurna di akun media sosialnya yang punya jutaan followers.

Gadis berusia 19 tahun itu sering di-endorse brand-brand fashion ternama, bermitra dengan Amazon dan Sephora, serta bepergian ke tempat-tempat mewah.

Kiprah Olivia di media sosial dimulai ketika ia mengunggah video pertamanya di Youtube saat berusia 14 tahun. Pada awalnya ia lebih banyak menampilkan tutorial makeup namun kini kontennya bervariasi, termasuk mempromosikan brand-brand mewah seperti tas atau sepatu.

Dalam videoya, Oliva terkadang menyertakan ibunya, aktris dan bintang serial Full House, atau adiknya.

Baca juga: Skandal Suap, Lori Loughlin Dipecat dari Hallmark Chanel

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

????

A post shared by OLIVIA JADE (@oliviajade) on Oct 12, 2018 at 7:58pm PDT

Ingin pesta

Sejak awal Olivia memang menunjukkan rasa kurang tertarik dengan sekolah. Di salah satu videonya ia mengungkapkan bahwa sekolah “is not fun”.

Namun akhirnya ia masuk ke Universités Southern California di tahun 2018. 

Olivia mendapat kecaman ketika bulan Agustus 2018 secara jujur mengatakan tak terlalu peduli dengan sekolahnya dan ia hanya ingin punya pengalaman pesta dan pertandingan di kampusnya.

Walau orangtuanya sempat ditahan polisi, tetapi Olivia tetap bebas karena menurut jaksa biasanya anak-anak tidak mengetahui orangtuanya terlibat penyuapan.

Saat ini followersnya di Youtube mencapai 2 juta orang dan 1 juta orang di Instagram.  Tetapi setelah kasus ini meledak, komentar negatif membanjiri akunnya. 

Iklan produknya di Sephora juga mendapat review negatif. Jaringan toko kosmetik ini pun mengumumkan penghentian kontrak kerjasamanya dengan Olivia.

Baca juga: Universitas AS Coret Calon Mahasiswa yang Masuk Lewat Pintu Samping



Close Ads X