Kompas.com - 18/03/2019, 13:31 WIB

Mengambil makanan kecil di kantor, bahkan bisa menjadi cara untuk bersosialisasi jika kita merasa terisolasi atau kesepian.

Di awal tahun ini, Washington Post melakukan penelitian informal sendiri tentang toples permen di kantor.

Baca juga: 3 Tips Makan Sehat untuk Lenyapkan Perut Buncit

Dari sana terungkap, orang-orang terus berkomentar ketika mereka mengambil permen -bahkan saat mereka mengatakan tidak boleh memakannya, atau mengatakan permen itu tak bagus untuk kesehatan.

Fenomena ini disebut The Kevin effect,” merujuk pada seorang karyawan yang membawa kaleng permen ke meja kerjanya.

Sebuah korelasi dengan "efek Kevin" itu adalah karyawan cenderung sungkan untuk memakan permen jika itu ada di meja bos.

Masalah #4: Multitasking

Makan snack di meja kerja adalah salah satu hal terburuk yang bisa kita lakukan untuk merusak program diet yang sedang berjalan.

Praktik ini menjadi lawan dari pemahaman mindful eating. Apalagi, bagi kaum perempuan.

Sebab, perempuan cenderung makan saat menggunakan perangkat digital. Demikian kesimpulan survei tentang global snack habits yang dilakukan Nielsen, tahun 2014.

"Banyak orang punya pengalaman saat menonton televisi atau saat bekerja di meja, dan tiba-tiba menyadari bahwa mereka baru makan sekantong keripik, tanpa benar-benar menyadarinya," kata Mann.

Baca juga: Mengatasi Perut Buncit akibat Kebanyakan Alkohol

Albers lalu mengungkapkan, saran terbaik dalam kasus ini adalah hindari kebiasaan makan di meja kerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber NBCNews
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.