Kompas.com - 18/03/2019, 17:13 WIB

8. Makan lemak sehat

Lobert menjelaskan, jika  ingin membakar lemak, kamu harus beradaptasi dengan lemak.

Artinya, tubuh perlu mengganti sumber energi primer yang digunakannya untuk bahan bakar aktivitas.

"Dengan mengonsumsi lemak sehat setiap kali makan, kemudian lebih sedikit karbohidrat, maka lemak bisa menjadi bahan bakar yang lebih mudah diakses daripada gula," kata dia.

"Kamu juga akan merasa kurang lapar ketika makan sedikit lebih banyak lemak setiap kali makan."

9. Mencoba puasa intermiten

Menurut Patrick, teknik ini adalah cara yang bagus untuk sistem pencernaan dan membakar kalori.

Dia percaya teknik tersebut dapat membantu mengajarkan tubuh untuk menggunakan lemak yang tersimpan sebagai energi.

"Saya sendiri mempraktikkan puasa intermiten dengan menyelesaikan makan terakhir hari ini selambat-lambatnya jam delapan malam,  kemudian puasa sampai siang hari berikutnya," kata dia.

"Ini memberi tubuh saya waktu 16 jam penuh untuk benar-benar memproses semua yang ada di saluran pencernaan saya dan mengandalkan lemak yang disimpan untuk energi," kata dia.

Namun, menurut Patrick, tubuh setiap orang berbeda.

Baca juga: Ini Cara Lain untuk Mendapatkan Manfaat Diet Intermiten Tanpa Puasa

"Kamu harus menilai respons sendiri terkait dengan tingkat energi. Kamu perlu mencoba agar tahu," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.