Kompas.com - 19/03/2019, 15:00 WIB

Ukuran kerah berkurang secara signifikan dan mulai menggunakan kain lebih tebal seperti wol.

Sayangnya, perkembagan fesyen pria di tahun 1970an tak lagi mengalami perkembangan signifikan karena fokus pada pergantian kekuasaan di tahun 1980an dan kembalinya ke mode minimalis.

Tahun 1920an menjadi era yang sangat berpengaruh pada cara berpakaian pria saat ini.

Setelan modern, yang merupakan kombinasi dari jas dan celana yang senada, dianggap terlalu kasual untuk dipakai sehari-hari saat itu.

Berkat gerakan gaya yang diadopsi hingga saat ini, para pria telah dibekali cara jitu mengenai cara berpakaian yang bagus.

Sejarah jas pria telah ditandai lewat eksperimen yang dilakukan secara terus-menerus dan mengalami perubahan dengan cepat.

Kini, setelan atau jas pria mulai dibuat dengan sentuhan personalisasi yang dibuat sesuai ukuran.

Jas juga menjadi busana yang populer di kalangan pria Indonesia. Banyak orang di Indonesia, khususnya para pejabat atau politisi, memakai jas dalam acara formal yang dipadukan dengan peci.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.