Kompas.com - 21/03/2019, 15:00 WIB

Daripada membuangnya, lebih baik daur ulang botol plastik demi menyelamatkan kehidupan di laut.

Atau, kita memakai botol minum yang bisa dipakai berkali-kali.

5. Kaleng minuman

Kaleng kemasan minuman biasanya terbuat dari alumunium. Namun, bukan berarti memilih minuman dalam kemasan kaleng tak akan membahayakan lingkungan.

Meski mudah didaur ulang dan membutuhkan lebih sedikit energi untuk pembaruan daripada mengekstraksi dari tanah, kebanyakann kaleng minuman ini hanya berakhir di tempat pembuangan sampah.

Barang ini memerlukan waktu 200 tahun untuk terurai.

Baca juga: Bir Kemasan Kaleng dan Botol, Apa Bedanya?

6. Kartrid tinta

Label beracun pada katrid tinta mungkin telah memberi petunjuk kepada kita tentang kemungkinan kerusakan lingkungan karena item ini.

Katrid tinta jika bocor dapat membuat membuat tanah dan air tanah tercemar bahan kimia berbahaya.

7. Popok sekali pakai

Setiap tahun, orang Amerika Serikat membuang 20 miliar popok — baik yang digunakan pada bayi maupun lansia.

Menurut Badan Perlindungan Lingkungan, angka tersebut menyumbang kenaikan limbah hingga 3,5 juta ton.

Celakanya, popok sekali pakai ini membutuhkan waktu 500 tahun untuk terurai.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.