Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/03/2019, 07:46 WIB

KOMPAS.com - Umumnya, usia di atas 18 tahun telah dianggap dewasa. Namun, sains menyatakan hal berbeda. Para ilmuwan berpendapat, otak manusia tidak bisa matang secepat itu.

Saat pertemuan Akademi Ilmu Kedokteran di Oxford, London, para ilmuwan mengatakan bahwa otak manusia beralih dalam tingkat kedewasaan secara perlahan-lahan, yang akhirnya tercapai pada usia 30an.

"Sebenarnya definisi tentang peralihan dari masa kanak-kanak ke dewasa terlihat semakin tidak masuk akal," kata profesor Peter Jones, ahli saraf di University of Cambridge.

Menurutnya, transisi ini akan terhenti secara sempurna saat usia 30 tahunan.

Ini senada dengan pendapat Dr. Frances E. Jensen, penulis The Teenage Brain, yang mengatakan otak manusia tidak berkembang sepenuhnya sampai usia mencapai sekitar 30 tahun.

"Perkembangan yang berkepanjangan memungkinkan kami untuk mempelajari konsep-konsep baru dengan lebih cepat," katanya.

Baca juga: Meredam Laju Penuaan dengan Kualitas Tidur

Menurut Dr Christopher Winter, pakar kedokteran tidur, orang-orang biasanya mendapatkan tidur yang lebih dalam di usia 30-an, yang berarti dampak dari kurang tidur sebagian besar bisa diimbangi.

Tapi, konsumsi alkohol berlebihan atau penggunaan narkoba saat otak masih berkembang mungkin memiliki dampak yang bertahan lama.

Riset yang diterbitkan di JAMA Psychiatry pada Juni 2018 mengulas 69 studi yang meneliti bagaimana otak remaja merespons penggunaan ganja.

Periset menemukan, orang-orang muda yang sering mengonsumsi alkohol lebih cenderung memiliki skor lebih rendah pada tes memori, dan mengalami kesulitan mempelajari informasi baru dan penyelesaian masalah dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi alkohol.

Baca juga: Makan Kacang Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Dari pada kita menyesal di kemudian hari, sebaiknya kita melakukan hal terbaik demi menjaga kesehatan otak di hari tua nanti.

 Olahraga, meditasi, dan yoga dapat membantu menjaga ingatan dan pikiran kita tetap berfungsi maksimal pada usia berapa pun.

Baru-baru ini, sebuah riset yang dilakukan di China juga berhasil menemukan cara untuk meningkatkan fungsi otak.

Para peneliti menemukan, konsumsi kacang dalam jumlah sama dapat meningkatkan fungsi kognitif orang tua hingga 60 persen. Konsumsi kacang ini juga efektif menangkal gejala penurunan kognisi alami dua tahunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber menshealth
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.