Filler Generasi Terbaru Berasal dari Ganggang

Kompas.com - 22/03/2019, 13:41 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Prosedur filler untuk mengisi area yang kosong dan membentuk wajah lebih ideal kini mulai dianggap biasa dalam dunia estetika.

Pada umumnya filler mengandung hyaluronic acid yang bisa disuntikkan pada bagian kantong bawah mata, hidung, hingga pipi yang cekung.

Saat ini sudah diperkenalkan filler yang terbuat dari ganggang (agarose gel) atau yang kita kenal dengan agar-agar.

Produk filler ini dipasarkan dengan nama Alganess dan sudah dipakai di 33 negara.

"Produk ini sudah diteliti cukup lama dan termasuk dalam terobosan baru di dunia estetika," kata Joan Vendeputte, dokter bedah plastik dan clinical advisory dari Alganess, dalam acara di Jakarta (21/3).

Joan menjelaskan, alganess bersifat natural dan bebas dari zat kimia sintetis seperti produk filler lain.

"Kalau disuntikkan ke satu titik wajah, alganess juga bisa tetap ditempatnya," ujarnya.

Di Indonesia, filler dengan Alganess sudah bisa didapatkan di klinik kecantikan Dermaster.

Baca juga: Semakin Digemari, Kapan Usia Tepat Pakai Filler Wajah?

Peluncuran filler Alganess di klinik kecantikan Dermaster Jakarta (21/3/2019).Kompas.com/Lusia Kus Anna Peluncuran filler Alganess di klinik kecantikan Dermaster Jakarta (21/3/2019).

Menurut penjelasan dokter kepala Dermaster, dr. Jessy Suryadi, filler ini memiliki sejumlah kelebihan.

"Beberapa pasien yang sudah mencoba filler ini mengatakan hasilnya sangat menyatu dengan kulit dan penampakannya sangat alami," ujar Jessy ketika ditemui di klinik Dermaster Pondok Indah.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X