Kompas.com - 25/03/2019, 17:36 WIB

Temuan peneliti juga mengungkap, mereka yang tetap bekerja di akhir pekan biasanya berprofesi di bidang jasa dengan upah yang rendah.

Menurut pemimpin riset, jenis pekerjaan tersebut, ketika dikombinasikan dengan interaksi yang sering atau kompleks dengan publik atau klien, terkait dengan tingkat depresi yang lebih tinggi.

Peneliti menyadari perempuan sering kali memiliki "potensi beban ganda" ketika melakukan tugas rumah tangga dan merawat anggota keluarga.

Jenis pekerjaan ini tidak dibayar dan menambah beban kerja mereka di seluruh sektor.

Namun, ada beberapa faktor yang nampak mempengaruhi kesehatan mental, baik bagi pria atau wanita.

Baca juga: Depresi pada Usia 20-an Tahun Picu Penurunan Ingatan Ketika Usia 50-an

Pekerja dengan usia lebih tua, memiliki gaya hidup merokok, penghasilan rendah dan memiliki kendali paling sedikit dalam pekerjaan, cenderung merasakan tekanan lebih besar dalam pekerjaan mereka dibandingkan pekerja lainnya.

Depresi klinis adalah salah satu kondisi kesehatan mental yang paling umum. Ini memiliki beberapa faktor penyebab, yang mencakup riwayat depresi keluarga, perubahan besar dalam hidup, trauma, stres, dan penyakit fisik tertentu.

Gejala-gejala depresi bisa meliputi kesedihan yang terus-menerus, perasaan putus asa dan bersalah, kehilangan minat pada hobi, dan gangguan tidur.

Maka bukan hal mengherankan mereka yang bekerja berjam-jam atau bekerja selama akhir pekan mengalami beberapa stres terkait pekerjaan, yang bisa menjadi pemicu depresi.

Menurut peneliti, riset sebelumnya mendapati pekerjaan rumah tangga dan merawat anggota keluarga, yang notabene tanpa bayaran, adalah salah satu pemicu depresi.

Selain itu, wanita bekerja dengan durasi lebih lama dari pria, juga memunculkan masalah kesehatan fisik. Riset ini memang belum menemukan penyebabnya.

Namun, hasil temuan ini bisa dijadikan pertimbangan untuk membuat kebijakan agar para pegawai tidak diharuskan bekerja dalam waktu yang terlalu lama.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.