Kompas.com - 26/03/2019, 11:09 WIB

Pose tersebut mirip seperti logo Air Jordan yang amat terkenal itu.

"Rentmeester menciptakan sebuah foto dengan pose yang belum pernah ada sebelumnya."

"Inspirasi pose itu datang dari gerakan balet untuk menyuguhkan gambaran terbang beserta kekuatan dari sosok Michael Jordan."

Demikian bunyi petisi yang ditulisnya sendiri untuk Mahkamah Agung, seperti diberitakan laman CNN.

Pengakuan itu pun ternyata tak hanya sepihak. Buktinya, Time Magazine belakangan memasukkan karya Rentmeester itu dalam salah satu di antara 100 foto yang paling pengaruh dalam sejarah dunia.

Lalu, ketika Michael Jordan meninggalkan bangku kuliah dan bergabung ke liga bola basket profesional AS, NBA, dia menandatangani kontrak kerjasama dengan Nike.

Nah, pada bagian ini Rentmeester mengklaim Nike telah menjiplak setiap bagian asli dari foto karyanya tadi, dalam foto lain, hingga kemudian menjadi logo "Jumpman".

Dalam foto sejenis yang dibuat oleh Nike, Jordan melakukan gerakan serupa dengan latar belakang siluet gedung-gedung pencakar langit di Chicago.

Baca juga: Jordan x Converse, Kolaborasi Dua Label yang Dipakai Michael Jordan

Namun, dalam pose kali ini Jordan sudah mengenakan seragam hitam-merah milik klub Bulls Chicago, di mana dia mulai bermain.

Siluet dari gambar itulah yang kemudian menjadi logo Air Jordan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.