Kompas.com - 27/03/2019, 14:00 WIB
Ilustrasi diet keto pamela_d_mcadamsIlustrasi diet keto

Inilah yang mendatangkan reaksi pembakaran lemak untuk menurunkan berat badan.

Menurut Cochran, riset yang dilakukannya berhasil mengungkap alasan perbedaan respons tubuh dalam menanggapi diet keto.

Dalam studi tersebut, setengah dari tikus menjalani diet ketogenik dan setengahnya melanjutkan diet teratur sebagai kontrol.

Diet kontrol meliputi konsumsi tujuh persen lemak, 47 persen karbohidrat, dan 19 persen protein.

Baca juga: Mana yang Lebih Ampuh Turunkan Berat Badan, Diet Keto atau Vegetarian?

Sementara itu, diet keto meliputi pola konsumsi 75 persen lemak, tiga persen karbohidrat, dan delapan persen protein.

Penurunan berat badan melalui diet keto, dalam riset ini, hanya terjadi pada tikus jantan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah 15 minggu, tikus jantan memiliki pengurangan berat badan yang signifikan berkat penurunan massa lemak.

Tapi, tikus betina tidak mengalami perubahan berat.

Peneliti berpendapat, hal ini disebabkan oleh peran esterogen. Dalam riset ini, peneliti mengeluarkan ovarium dari beberapa tikus betina, dan menguji para tikus untuk melakukan diet kembali.

Hasilnya, tikus-tikus betina yang kekurangan estrogen, merespons diet keto dengan pola penurunan berat badan dan lemak sesuai yang diharapkan.

Halaman:


Sumber Inverse
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.