Arloji Bekas Militer Perang Dunia II Terjual Hampir Rp 1 Miliar

Kompas.com - 09/04/2019, 07:24 WIB
Kepala arloji Panerai dan catatan harian milik Kapten PackerWatch Pro Kepala arloji Panerai dan catatan harian milik Kapten Packer

KOMPAS.com - Banyak orang yang akan merasa tergugah untuk mencari barang-barang antik jika mengetahui hasil lelang arloji Panerai baru-baru ini.

Seperti dilansir laman Watch Pro, sebuah kepala arloji Panerai berusia 75 tahun terjual seharga 53.592 poundsterling atau sekitar Rp 993 juta (termasuk komisi).

Arloji penyelam Jerman "Kampfschwimmer" Panerai Radiomir yang berasal dari Perang Dunia II tersebut dilelang di rumah lelang Fellows.

Pemilik arloji adalah Kapten Alfred Packer yang berasal dari Resimen Pengintaian ke-43 Inggris. Ia pertama kali memperoleh arloji selama Operation Market Garden di Belanda pada bulan September 1944.

Kapten Packer memndapatkannya dalam pertempuran di Nijmegen, saat pasukan Kampfschwimmer Jerman hendak menghancurkan jembatan di Sungai Waal.

Arloji ini termasuk bagian dari arloji lain yang seharusnya dibagikan untuk anggota pasukan khusus Angkatan Laut Italia, Decima MAS, yang dirampas Jerman.

Arloji Panerai tersebut dibawa pulang oleh Kapten Packer sebagai kenang-kenangan perang, lalu disimpan di laci oleh putranya sejak saat itu, dan tak dikenakan.

Kepala arloji Panerai bekas militer perang dunia ke-2, Kapten Alfred PackerWatch Pro Kepala arloji Panerai bekas militer perang dunia ke-2, Kapten Alfred Packer

Harga arloji Panerai itu awalnya diperkirakan mencapai 20.000 - 30.000 poundsterling dalam Watch Fellows pada hari Selasa 2 April, dan akhirnya terjual sebesar 42.000 poundsterling.

Arloji tersebut dijual bersama jaket militer, foto, catatan dinas militer Kapten Packer, dan buku harian pribadi yang menggambarkan pengalaman resimen pada tahun 1944.

Sejarah horologis dan militer dari arloji ini menghasilkan kegembiraan di ruang penjualan rumah lelang Fellows ketika para penawar via telepon dan internet bersaing untuk mendapatkan arloji tersebut.

Penawaran dimulai dengan 18.000 poundsterling dan terus meningkat hingga penawar di ruangan itu menjadi heboh saat angka mencapai 34.000 poundsterling.

Namun palu akhirnya jatuh pada 42.000 poundsterling dan seisi ruangan pun bertepuk tangan, mengucapkan selamat kepada sesama penawar atas keberhasilan mereka dalam mengamankan sepotong sejarah yang luar biasa ini.




Close Ads X