Kompas.com - 09/04/2019, 17:33 WIB
Aktris dsn presenter Meisya Siregar ketika ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraAktris dsn presenter Meisya Siregar ketika ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).

KOMPAS.com - Sering tampil di depan layar kaca membuat aktris dan presenter Meisya Siregar amat memerhatikan penampilannya.

Salah satu bagian tubuh yang diupayakannya tetap tampak cantik dan menarik adalah gigi.

Namun, rupanya Meisya punya pengalaman tersendiri soal memutihkan gigi.

Dulu, ia sempat memutihkan gigi menggunakan bleaching. Warna giginya memang menjadi lebih putih, namun prosedur tersebut ternyata justru merusak gigi.

"Gigiku jadi luar biasa lebih sensitif, minum yang enggak terlalu dingin tetap ngilu."

Baca juga: Sering Bleaching Sebabkan Rambut Jadi Rapuh

"Pokoknya sering ada serangan-serangan mendadak, sampai kayak migrain juga. Haduh, enggak kuat lagi."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu diungkapkan Meisya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).

Istri musisi Bebi Romeo itu mengakui prosedur bleaching yang dilakukannya memang tergolong keras. Sebab, kala itu dia menginginkan hasil yang signifikan.

Mendapatkan pengalaman buruk dengan bleaching membuat Meisya mencari alternatif lain. Ia pun mencoba veneer gigi.

Saat itu, dia kembali memikirkan konsekuensi yang mungkin dihadapinya. Meisya merasa sayang jika gigi-giginya yang terawat baik sejak kecil menjadi rusak atau berubah bentuk.

"Dari kecil aku selalu ke dokter gigi enam bulan sekali," kata dia.

Ibu tiga anak ini pun memilih veneer menggunakan komposit ketimbang menggunakan porselen.

Dari segi daya tahan, porselen memang lebih permanen. Namun, veneer komposit cenderung lebih ekonomis dan pengerjaannya tidak terlalu lama.

"Pengerjaamnya cepat, enggak ada pengikiran. Cuma ada pengasahan sedikit banget untuk bikin permukaan rata lalu tidak mengubah gigi," tutur dia.

Baca juga: "Bleaching" Gigi Kembalikan Warna Cemerlang Gigi

Karena tidak permanen, Meisya bisa bebas mengubah tone warna giginya, bahkan bisa pula mencopotnya untuk mendapatkan warna gigi aslinya kembali.

Hanya saja, perawatan menjadi salah satu aspek yang harus benar-benar diperhatikan.

Sebab, veneer komposit bersifat menyerap warna. Sehingga makanan dan minuman berwarna bisa mengubah warna gigi tersebut secara perlahan.

"Tone-nya lama kelamaan pasti akan semakin redup. Tapi yang penting kita rajin ke dokter untuk di-polish lagi," ucap Meisya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.