Waspadai, Kalori Kopi "Plus" Granola Lebih Tinggi dari Nasi

Kompas.com - 10/04/2019, 10:21 WIB
Ilustrasi kopi5second Ilustrasi kopi

KOMPAS.com - Menikmati kopi dan granola bar saat lelah setelah seharian bekerja pasti terasa menyenangkan.

Sayangnya, kombinasi granola dan minuman berkafein ini bisa mengganggu kondisi kesehatan.

Pakar nutrisi Graeme Tomlinson mengatakan, banyak orang berpikir menyeruput kopi dan lalu menyantap granola tidak akan berefek pada tubuh.

Selama ini, granola diklaim sebagai camilan sehat karena terbuat dari kacang-kacangan dan oat yang dicampur dengan pemanis seperti madu atau gula merah.

Baca juga: Yogurt Trifle Dengan Granola Ala Chef Jana

Sehingga, banyak orang cenderung berpikir kalori dalam kopi dan camilan manis ini tidak lebih tinggi ketimbang kalori dalam sepiring nasi.

Namun, Tomlinson memberi pendapat sebaliknya.

Dia menyebut, anggapan bahwa kopi dan granola bar memiliki kandungan kalori yang kecil, perlu diwaspadai.

"Banyak orang mengabaikan pertimbangan penghitungan nilai kalori dari sumber energi, dan menyebut praktik semacam ini hanya sebagai hal obsesif," ucap dia.

Menurut Tomlinson, setiap orang harus menghubungkan energi yang dikonsumsi dengan tujuan gizi mereka, karena apa yang dipahami selama ini tidak selalu benar.

Tomlinson mengingatkan tentang pentingnya informasi nutrisi yang akan konsumsi jika ingin memiliki tubuh ideal.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

One’s intuition may lead them to believe that regular consumption of a coffee and a small granola bar is not worthy of consideration regarding effect on body composition. And one’s intuition may also perceptively decide that a big plate of paella must contain greater caloric density because of its size and ‘meal’ label. - - In fact, if a survey was done without any prior knowledge of the quantities of ingredients in either of these two options, most would attribute the coffee and small granola bar as significantly less in caloric worth. Yet (as tinder & bumble confirm) looks can be deceiving. - - An army of intuitive eaters may lambast the very consideration of counting caloric values of these energy sources, labelling such practice as obsessive. Yet subconsciously their intuition must link energy consumed to their nutritional goals. This intuition is legitimate, it is not always factual. - - Becoming aware of the caloric values of energy consumed is not obsessive. It is simply an education on a subject like any other. And by becoming aware of such information, we can appreciate the factual relationship between food and our body composition. As such, discovery of this information should rarely be discouraged. - - Encouragement to appreciate nutritional information of items consumed may just be the catalyst in an individual finally linking such information with their goal after years of confusion. And that is a great thing. Regular grande mocha’s and granola bars may no longer fit the goal, yet maybe they shall. ???? - - Paella recipe: 1. Heat pan before adding 10ml olive oil, 150g chopped chicken breast, 2 cloves of garlic. Cook for 5 minutes. 2. Add 1/2 chopped onion, 1/2 chopped pepper, a tsp of saffron, 125g of cooked rice. Cook for a further 5 minutes. 3. Add 75g cooked prawns, 15g chopped chorizo, 2 chopped tomatoes, fresh parsley, salt & pepper. Add 100ml water to the pan and cook for a further 5 minutes on low heat. 4. Finally, a juice from 1/2 lemon & paprika before serving. #thefitnesschef #paella #paellalovers #dinnerideas #calories #caloriedeficit #coffee #mocha #fatlosstips #nutritionfacts #healthysnack #dinner #nutrients #diet #diettips

Sebuah kiriman dibagikan oleh ????????????????????????????????????Graeme Tomlinson (@thefitnesschef_) pada 9 Apr 2019 jam 11:34 PDT

Tomlinson mengatakan, dorongan untuk menghargai informasi nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sangat membantu untuk mencapai tujuan kesehatan.

Baca juga: Susu Protein atau Kopi Sebelum Olahraga, Mana Lebih Baik?

"Mengonsumsi kopi dan granola mungkin tak cocok bagi mereka yang ingin memiliki tubuh ideal," ucapnya.

Menurut Tomlinson, secangkir kopi saja telah mengandung 318 kalori, yang merupakan setengah dari jumlah total kalori dalam nasi. Sementara, granola bar mengandung sekitar 434 kalori.

Jadi, jika dibandingkan dengan nasi, tentu jumlah kalori kopi dan granola menjadi lebih tinggi.

Memang, para ahli merekomendasikan kopi sebagai pengganti makanan untuk meningkatkan energi dan daya tahan.

Namun, hal terpenting adalah memperhatikan asupan nutrisi dalam makanan agar benar-benar memiliki pola makan seimbang demi kesehatan tubuh.




Close Ads X