Kompas.com - 12/04/2019, 10:00 WIB
Meghan Markle dan Pangeran Harry saat berada di Maroko Meghan Markle dan Pangeran Harry saat berada di Maroko

Meski berita itu mungkin mengecewakan penggemar kerajaan, menurut Gristwood, ini semua adalah tentang seorang wanita yang ingin merahasiakan rencana persalinannya,

Penulis biografi kerajaan Hugo Vickers sependapat dengan pandangan Gristwood.

Menurut Vickers, keputusan Meghan dan Pangeran Harry tampaknya didasarkan pada karakter seorang calon ibu.

"Dia akan melakukannya dengan caranya."

"Dia beruntung Menteri Dalam Negeri tidak lagi harus hadir pada kelahiran bayi kerajaan, sebuah tradisi yang dihapuskan antara 1936 dan 1948," kata Vickers.

Pada tahun 1926, Menteri Dalam Negeri saat itu, Sir William Joynson-Hicks, hadir pada saat Ratu Elizabeth lahir.

Baca juga: Meghan Markle Ternyata Suka Dandan Sendiri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komentator kerajaan, Omid Scobie, mengatakan keputusan pasangan kerajaan untuk merhasiakan kelahiran sang buah hati bukan hal yang mengejutkan.

"Mereka tahu semua orang ingin merayakan bersama mereka, dan mereka akan memfasilitasi itu," katanya.

Tetapi untuk momen pribadi dan istimewa itu, kata Scoobie, mereka ingin menyimpannya untuk diri mereka sendiri.

"Kita tahu dari berbagai sumber Meghan ternyata gugup menjelang hari persalinan," ucap Scoobie.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.