Posesif

Kompas.com - 15/04/2019, 19:45 WIB
ilustrasi posesif. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGilustrasi posesif.

Beberapa bulan lalu, perempuan, bercerita panjang lebar tentang pacarnya. Tepatnya curhat sekaligus meminta pendapat mengenai masalahnya ini. Tampaknya sangat serius.

 

Pacarnya selalu ingin tahu dengan siapa ia bergaul (terutama lawan jenis), ingin tahu dengan siapa kontak whatsapp, ingin tahu dengan siapa selfi atau berfoto bersama.

Parahnya, diam-diam HP miliknya selalu disadap sehingga seluruh percakapan diketahui pacarnya. Anehnya, pacarnya juga selalu tahu posisi keberadaannya baik di dalam kota maupun di luar kota. Pacarnya seolah memiliki 1.000 mata.

Perilaku pacarnya yang berlebihan ini membuat ia merasa terkekang, merasa tidak nyaman. Bukan itu saja, kegiatan keseharian kerap terganggu. Telepon berulang kali hanya menanyakan hal-hal sepele.

Akibatnya, perselisihan sering terjadi, bahkan bertengkar karena salah paham. Kalau sudah begini, kata-kata kasar bermunculan sambil menuding-nuding.

 

Orang posesif

Mendengarkan kisah tersebut, sulit-sulit gampang dalam memberi saran. Sulitnya, ternyata mereka serius untuk membina rumah tangga. Gampangnya, putus saja, toh hidup bersama dengan orang macam itu, kelak bakal jadi duri dalam daging.

  Arti posesif adalah perasaan ingin memiliki yang berlebihan dengan tingkat cemburu yang sangat tinggi.

 

 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X