Mau Hapus Bersih Tinta Bekas Pemilu dari Jari? Ini Caranya...

Kompas.com - 18/04/2019, 06:13 WIB
.KOMPAS/PRIYOMBODO .

KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia sudah memberikan suaranya pada hari pemungutan suara, Rabu 17 April 2019 kemarin.

Setelah euforia berbagi foto dengan jari bertinta ungu, beberapa orang mungkin mulai ingin menghapusnya.

Tapi, menghapus tinta pada kulit ternyata tidak sesederhana membasuhnya dengan air.

Selain itu, ketika kita bisa menghapusnya, tinta yang terhapus mungkin baru tinta yang ada pada lapisan kulit terluar.

Maka, jika ingin menghapusnya, lakukanlah sesegera mungkin. Sebab, ketika tinta sudah mengering di kulit, noda akan semakin sulit untuk dihilangkan.

Baca juga: Seluk Beluk Tinta Ungu Pemilu, dari India Hingga Bersertifikasi Halal

Meski tinta tidak berbahaya bagi kesehatan jika menempel pada kulit, beberapa dari kita mungkin merasa tidak nyaman jika ada noda tinta pada kulit.

Ingatlah, untuk tidak menggunakan bahan kimia abrasif untuk menghapus noda tersebut.

Sebab, hal tersebut bisa menyebabkan kulit terbakar dan justru berbahaya bagi kulit.

Beberapa benda yang kamu perlu siapkan antara lain alkohol, kertas tisu, sabun batu apung, dan losion tangan.

Nah, jika kamu juga mengalami kesulitan nenghapus noda tinta, kamu bisa mengikuti tahap-tahap berikut.

Baca juga: Dikiranya Kopi, Petugas TPS Minum Tinta Pemilu

1. Basahi alkohol pada tisu, kemudian usapkan tisu yang telah dibasahi alkohol pada permukaan kulit.

Jika noda sulit hilang, gosok agak lebih keras. Tahapan ini akan menghapuskan sebagian besar tinta pada kulit.

2. Cuci tangan atau kulit yang ingin dibersihkan menggunakan sabun mengandung batu apung, seperti Lava Soap.

Sabun sejenis ini efektif membersihkan minyak, lemak dan tinta dari kulit.

Sabun tersebut juga mengandung batu vulkanik kasar yang bekerja sebagai eksfoliator.

3. Ulangi tahap pertama jika masih ada noda tinta tersisa di kulitmu.

Alkohol biasa digunakan sebagai fasilitas medis untuk menghapus tanda tinta yang dibuat sebagai persiapan bedah dan residu plester pada kulit.

4. Aplikasikan losion pada tangan untuk mencegah kulit pecah-pecah dan kering. Hal ini penting sebab kulit adalah tameng perlindungan dari kuman-kuman berbahaya.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X