Kompas.com - 18/04/2019, 14:02 WIB

Misalnya saja rasa panas atau sakit terbakar, perubahan ukuran pembuluh darah, kulit memerah, dan perubahan suhu tubuh.

Kapsaisin bisa memicu kemunculan efek-efek tersebut, baik ketika dikonsumsi maupun ketika diaplikasikan pada kulit dalam bentuk krim.

Kapsaisin banyak ditemukan pada krim-krim obat sakit otot atau artritis.

Ketika sensasi ketertarikan itu menurun, reseptor rasa sakit yang terdampak akan menjadi lebih peka. Ini bisa menghilangkan rasa sakit pada area yang terdampak.

"Kapsaisin dalam dosis tinggi juga membuat ujung syaraf yang merasakan rasa sakit tersebut tertarik kembali, karena ingin lolos dari rasa sakit tersebut. Ini bisa meringankan rasa sakit selama beberapa minggu," kata dia.

Selain dari kemampuannya membantu melawan rasa sakit, kapsaisin juga memiliki manfaat kesehatan. Sebuah riset dari Tiongkok mengaitkan konsumsi kapsaisin (makanan pedas) terhadap penurunan rasio kematian. Namun, penjelasannya masih belum kuat.

Beberapa peneliti mengatakan, kapsaisin memiliki kemampuan untuk menyokong jantung dan fungsi metabolik.

Sementara para pakar lainnya juga menemukan bukti bahwa kapsaisin bisa mencegah kanker.

Ada pula bukti yang menyebutkan bahwa kapsaisin melindungi jantung dan menjaga lingkar pinggang tetap ideal.

Menikmati sensasi 

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Time
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.