Kompas.com - 19/04/2019, 17:03 WIB

Menurut Fisher, tes darah, tes neurologis, dan tes otot pada umumnya tidak dilakukan untuk satu keluhan tunggal kram kaki di malam hari.

Tapi, kita mungkin perlu melakukan tes darah jika dokter mencurigai kita mengalami ketidakseimbangan elektrolit.

Otot-otot kita cenderung mudah mengalami gangguan dan kram ketika kadar garam dan mineral dalam darah terlalu tinggi.

Sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah juga terjadi pada malam hari. Namun, itu sangat berbeda dengan kram kaki di malam hari.

Sindrom kaki gelisah tidak menyebabkan rasa sakit atau kram, tidak seperti kram kaki di malam hari.

Selain itu, sindrom kaki gelisah lebih merupakan perasaan tidak nyaman atau dorongan tak tertahankan untuk menggerakan kaki.

Ketidaknyamanan dan kegelisahan tersebut selalu kembali begitu kita berhenti menggerakkan kaki.

Baca juga: Tips Menghindari Kram Perut Saat Berlari

Mencegah kram kaki di malam hari

Karena penyebabnya tidak diketahui dengan pasti, sulit untuk melakukan strategi pencegahan yang efektif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.