Kompas.com - 24/04/2019, 06:00 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Sinar ini memiliki efek positif di siang hari karena akan membuat kita tetap terjaga, tetapi tidak untuk malam hari ketika tubuh seharusnya beristirahat.

Paparan sinar biru bisa berdampak pada jam tubuh internal dan mengacaukan ritme sirkadian tubuh.

Ritme ini akan selaras dengan cahaya dan kegelapan.

Itulah mengapa kita sering kali merasa lebih lelah di malam hari ketika matahari terbenam dan merasa lebih segar ketika matahari terbit.

Menggunakan sinar biru sebelum tidur dapat mengganggu jam dan ritme internal tubuh.

3. Penundaan fase REM

Kamu mungkin tahu rasanya melihat-lihat lini masa media sosial, kemudian tiba-tiba kesal karena melihat sesuatu yang tidak diinginkan.

Atau, bahkan kamu merasa bahagia karena terpacu oleh unggahan seseorang di media sosial dan itu membuatmu tidur semakin larut.

Kondisi ini bisa menunda fase rapid eye movement (REM) atau tahap di mana otak maksimal dalam mengolah data dan ingatan, yang kadang muncul sebagai mimpi.

Walia mengatakan, terus-menerus mengecek ponsel sebelum tidur bisa mengganggu emosi dan pikiran seseorang serta menimbulkan kecemasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.