Keuntungan Punya Anak di Atas 35 Tahun

Kompas.com - 24/04/2019, 16:00 WIB
Ilustrasi ibu hamilNataliaDeriabina Ilustrasi ibu hamil

KOMPAS.com - Banyak wanita modern di negara maju menunda memiliki buah hati. Alasan utamanya adalah ingin mengejar karier dan menyiapkan kondisi finansial.

Dalam satu dekade terakhir, data statistik dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menunjukan jumlah wanita yang pertama kali melahirkan di usia 30 hingga 34 meningkat 28 persen di tahun 2000 hingga 2014.

Di tahun yang sama pula, wanita berusia 35 tahun yang melahirkan pertama kali meningkat sebesar 23 persen.

Melahirkan di atas usia 35 tahun memang rentan terhadap masalah kesehatan yang serius.

Namun, dari sisi kesejahteraan, anak-anak yang terlahir dari wanita berusia 35 tahun ke atas justru lebih baik.

Hal ini telah diungkap dalam penelitian yang dilakukan School of Business and Social Sciences, Aarhus University, Denmark.

Menurut riset, ibu yang berusia lebih tua tak gampang melakukan pendisiplinan secara fisik dan verbal ketika anak-anak mereka berusia antara 7 dan 11 tahun.

Baca juga: Jarak Ideal Kehamilan Anak Pertama dan Kedua

Anak-anak dari ibu berusia sekitar 35 tahun menunjukkan lebih sedikit kesulitan perilaku, sosial dan emosional.

Menurut peneliti, tampaknya ibu yang berusia lebih tua memiliki hubungan yang lebih stabil, pendidikan lebih tinggi, dan lebih banyak sumber daya materi.

Selain itu, faktor kematangan emosional wanita yang berusia lebih tua membuat mereka tak mudah terserang stres selama kehamilan dan memiliki sikap lebih positif kepada anak-anaknya.

“Kita tahu bahwa orang menjadi lebih fleksibel secara mental seiring bertambahnya usia, lebih toleran terhadap orang lain, dan berkembang dengan lebih baik secara emosional," ucap Profesor Dion Sommer, salah satu peneliti.

Itulah sebabnya kematangan psikologis dapat membuat ibu yang berusia lebih tua tidak mudah emosional dan tak mudah mendisiplinkan anak-anak mereka secara fisik.

Baca juga: Risiko Kesehatan Hamil di Usia 37 Seperti Meghan Markle

“Gaya pengasuhan seperti ini dapat berkontribusi pada lingkungan psikososial positif yang memengaruhi pendidikan anak-anak,” kata Sommer.

Menanggapi temuan ini, piskolog klinis Michael J. Breus mengatakan, ibu yang berusia lebih tua memiliki stabilitas sosial ekonomi yang lebih besar dan pendidikan yang lebih baik. Kedua faktor itu adalah modal untuk membantu anak-anak mereka menghindari masalah perjuangan perilaku, sosial, dan emosional.

"Masalah yang saya khawatirkan adalah aspek kesehatan dari kehamilan yang lebih tua bagi ibu dan anak," ungkapnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X