Sejarah Pelumas Seks, dari Air Liur hingga Ubi Jalar

Kompas.com - 24/04/2019, 21:58 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, hubungan seks tidak bisa dilakukan begitu saja. Ada pasangan-pasangan yang menganggap pelumas sebagai item penting untuk mendapatkan kualitas seks yang lebih baik.

Kini, banyak toko-toko menjual pelumas yang tentunya menjadi "angin segar" bagi pasangan suami-istri. 

Bahan-bahan yang digunakan pun biasanya telah teruji di laboratorium dan aman untuk organ intim pria dan wanita.

Tapi bagaimana orang jaman dahulu menggunakan pelumas? Bahan apakah yang mereka pakai?

Rupanya sebelum ada pelumas yang dijual di toko, orang-orang menggunakan bahan alami yang juga bisa gunakan saat ini. Apa sajakah?

1. Minyak zaitun

Berdasarkan sejarah, orang-orang Yunani kuno sangat aktif melakukan kegiatan seksual.

Untuk meningkatkan kehidupan seks, mereka menggunakan minyak zaitun sebagai pelumas.

Minyak zaitun dipakai sebagai pelumas sejak 350 SM, berbarengan dengan meningkatnya popularitas alat bantu seks seperti dildo.

Dildo ala Yunani kuno itu terbuat dari kulit empuk yang dibalur dengan minyak zaitun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber menshealth
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X