Kompas.com - 26/04/2019, 12:00 WIB
Jennifer Bachdim berpose usai menghadiri acara Temu Media AIA di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta, Senin (26/03/2018). Dalam acara ini AIA bersama AIA Global Ambassador David Beckham mengajak masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIJennifer Bachdim berpose usai menghadiri acara Temu Media AIA di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta, Senin (26/03/2018). Dalam acara ini AIA bersama AIA Global Ambassador David Beckham mengajak masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik.

KOMPAS.com - Model dan influencer Jennifer Bachdim memang sangat menjaga kesehatan tubuhnya. Selain rutin berolahraga, ibu dua anak ini juga menjaga pola makannya dengan menghindari konsumsi daging.

“Saya memang tidak mengonsumsi daging dan telur, hampir vegan,” kata istri dari pesepak bola Irfan Bachdim ini ketika ditemui di sela acara Nestum Amazing Morning di Magelang, Jawa Tengah (23/4/2019).

Jennifer BachdimKompas.com/Lusia Kus Anna Jennifer Bachdim
Pola makan Jen, sapaan akrabnya, lebih banyak serat, terutama beras merah, oat, dan gandum utuh.

Ia mengatakan, alasan tidak mengonsumsi daging bukan hanya kesehatan tapi juga kesejahteraan hewan.

“Saya ingin tetap sehat dan fit sampai tua. Apalagi saya lihat teman-teman saya banyak orangtuanya yang sakit diabetes dan saya percaya penyakit itu disebabkan karena pola makan yang buruk,” katanya.

Walau begitu, ia mengaku tetap menghidangkan daging di rumahnya untuk suami dan anak-anaknya.

“Mereka masih tetap makan ayam dan daging. Jadi saya menyediakan dua jenis masakan, vegan dan non-vegan,” kata wanita yang menjadi brand ambassador Nestum ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konsisten dengan pola makan sehatnya, Jen mengaku tidak pernah merasa menderita karena harus menjauhi makanan yang tinggi kalori.

“Makanan sehat adalah tentang gaya hidup yang seimbang dan juga nutrisi. Lebih baik makan dengan takaran terkontrol dari pada satu bulan diet ketat tapi bulan berikutnya makan berantakan,” ujarnya.

Itu sebabnya, ia mengaku masih juga mengonsumsi makanan manis seperti cake namun kadar gulanya dibatasi.

Baca juga: Menyambut Pagi Istimewa di Candi Borobudur

Wanita berusia 32 tahun ini yang berlatih olahraga 5 kali seminggu ini mengaku sudah terbiasa berolahraga sejak kecil. 

Untuk menunjang harinya, Jen mengaku tak pernah melewatkan sarapan, terutama sebelum berolahraga.

“Sarapan sebelum olahraga selalu oat, termasuk Nestum yang multigrains. Nanti setelah olahraga makan lagi sedikit,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.