Bahaya Diet dengan Cara yang Keliru

Kompas.com - 26/04/2019, 13:06 WIB
Ilustrasi dietDavizro Ilustrasi diet

KOMPAS.com - Menurunkan berat badan dengan hasil instan bagaikan solusi terbaik bagi orang yang sedang putus asa dengan kelebihan bobotnya. Tapi, di balik proses instan ini mengandung risiko besar bagi kesehatan.

Tergoda hasil instan adalah alasan mengapa metode diet seperti diet keto, paleo, dan diet rendah karbohidrat sangat populer.

Namun, jangan hanya memikirkan hasil. Salah dalam mengambil langkah bisa menjadi bumerang bagi kesehatan.

Berikut lima efek negatif yang terjadi saat menurunkan berat badan dengan cara yang keliru.

1. Kekurangan nutrisi

Sebagian besar pola diet menerapkan defisit kalori yang dapat membuat kita kekurangan nutrisi.

Dalam diet keto, misalnya, pola diet ini melarang konsumsi karbohidrat yang merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk energi.

Menghentikan konsumsi karbohidrat secara total bisa membuat tubuh menjadi lemas, lesu bahkan membuat kita sangat mengidam makanan.

Dalam kasus yang lebih ekstrim, berhenti mengonsumsi beberapa kelompok makanan dapat menyebabkan kelelahan, anemia, rambut rontok dan sembelit.

Baca juga: Mengenal Diet Pegan, Kombinasi Diet Paleo dan Vegan

2. Berdampak buruk pada metabolisme

Kita mungkin tidak menyadarinya, tetapi beralih ke metode penurunan berat badan yang instan dapat memperlambat metabolisme.

Ketika kita melakukan diet rendah kalori, itu membuat tubuh mengenalinya sebagai tanda persediaan makanan terbatas dan membuat tubuh kelaparan.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X