Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/04/2019, 18:27 WIB
Kahfi Dirga Cahya,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sneakers Nike Zoom Vaporfly 4 mendapat sejumlah perubahan. Mulai dari menambahkan kata “Next%”, juga siluet dari ujung kaki hingga tumit yang berbeda. Perubahan itu berasal dari masukan yang diberikan oleh para juara dunia lari Nike.

Misalnya saja dari atlet Shalane Flanagan yang merasa kesulitan di maraton Boston karena diberatkan oleh air, sehingga bagian atas sepatu lebih ditingkatkan.

Kemudian sol tengah diperbaiki yang merupakan solusi dari Nike Sport Research Lab yang menggabungkan masukan-masukan dari beberapa elit Nike.

Terakhir pola traksi yang didesain ulang setelah permintaan dari Eliud Kipchoge yang memiliki pengalaman mengikuti perlombaan di Berlin dalam cuaca basah.

"Sepatu ini benar-benar hasil masukan dari atlet, ilmuwan olahraga, insinyur dan desainer kami yang berkolaborasi di seluruh proses desain, pengujian dan pembuatan,” kata Brett Holts, Nike VP Running Footwear dalam keterangan pers kepada Kompas.com.

"Kami semua sangat bersemangat untuk melihat Next% terus mendorong melebihi batas kinerja manusia pada lomba maraton di seluruh dunia.”

Sepatu ini disebut menghasilkan peningkatan running economy sebesar 4 persen dibandingkan sepatu lari maraton Nike sebelumnya, Nike Zoom Streak 6.

Peningkatan pada Next% diibaratkan melihat setiap perlombaan menjadi kesempatan untuk mencapai garis finish lebih cepat.

Seperti yang Mo Farah katakan, "Sebagai seorang atlet, kalian pasti akan mencari peningkatan persen berikutnya."

Secara keseluruhan, peningkatan teknis ini membuat Nike ZoomX Vaporfly Next% disebut menjadi sepatu Nike tercepat yang pernah ada. 

Fitur anyar 

Nike ZoomX Vaporfly NEXT%NIKE Nike ZoomX Vaporfly NEXT%

Selain pembaruan di atas, sepatu ini memiliki sejumlah pembaruan lain.Vaporweave, misalnya, konstruksi bahan dimulai dari bagian atas, sehingga lebih ringan daripada Nike Flyknit, breathable dan menyerap lebih sedikit air dari keringat maupun air hujan dan membuat tetap sejuk serta kering selama maraton.

Kemudian pada bagian tali dibuat sedikit untuk mengurangi tekanan di sepanjang bagian sensitif kaki.

Busa yang tipis di bagian tumit dalam membuat achilles tetap nyaman seiring dengan bertambahnya kilometer yang dilalui. Lalu terdapat lebih banyak busa pada sol bagian tengah Nike ZoomX, yang terbukti secara ilmiah di Nike’s Sport Research Lab dapat meningkatkan pengembalian energi.

Busanya juga didistribusikan kembali, di mana mengurangi offset dari 11mm menjadi 8mm untuk memberikan perasaan yang lebih stabil dan membantu memaksimalkan pengembalian energi pada saat toe-off.

Desainer menggabungkan pola kustomisasi Kirui, Kipchoge, dan Farah untuk meningkatkan cengkeraman kaki bagian depan, sehingga sepatu akan berfungsi lebih baik pada cuaca basah.

Terakhir, tapak berkontur dengan lekukan yang dalam di bagian sol luar sepatu membuat gerakan yang lebih halus pada saat belokan.

Nah, beberapa hal yang juga ditemui dari sepatu sebelumnya pada seri ini adalah berat yang tetap sama, meskipun ditambah 15 persen busa. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tempat Sewa Baju Pengantin Adat di Jakarta, di Mana Saja?

Tempat Sewa Baju Pengantin Adat di Jakarta, di Mana Saja?

Look Good
Sederat Karya Mendiang Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo

Sederat Karya Mendiang Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo

Feel Good
3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Fitting Baju Pengantin Adat Batak

3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Fitting Baju Pengantin Adat Batak

Look Good
Jarang Beli, Rania Yamin Lebih Sering Pakai Baju Eyang

Jarang Beli, Rania Yamin Lebih Sering Pakai Baju Eyang

Look Good
Pendiri Mustika Ratu Meninggal Dunia, Ketahui 6 Fakta Mooryati Soedibyo Sang 'Empu Jamu'

Pendiri Mustika Ratu Meninggal Dunia, Ketahui 6 Fakta Mooryati Soedibyo Sang 'Empu Jamu'

Feel Good
Pendiri Mustika Ratu Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun, Ini Sederet Kiprahnya

Pendiri Mustika Ratu Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun, Ini Sederet Kiprahnya

Feel Good
Tips dan Cara Tepat Menyimpan Baju Pengantin di Rumah

Tips dan Cara Tepat Menyimpan Baju Pengantin di Rumah

Look Good
Zodiak yang Paling Setia dalam Hubungan dan Pertemanan, Apa Saja?

Zodiak yang Paling Setia dalam Hubungan dan Pertemanan, Apa Saja?

Feel Good
Awas, Terlalu Lama Main Gawai Picu Tantrum pada Anak

Awas, Terlalu Lama Main Gawai Picu Tantrum pada Anak

Feel Good
Viral Bayi Meninggal Setelah Dipijat Nenek, Begini Cara Menolak Saran Pengasuhan Orang Terdekat 

Viral Bayi Meninggal Setelah Dipijat Nenek, Begini Cara Menolak Saran Pengasuhan Orang Terdekat 

Tanya Pakar - Parenting
Ada Tempat Bikin Baju Pengantin Batak di Jakarta, Apa Warna Terfavorit?

Ada Tempat Bikin Baju Pengantin Batak di Jakarta, Apa Warna Terfavorit?

Look Good
Cerita Para Atlet Disabilitas, Tetap Semangat di Tengah Keterbatasan

Cerita Para Atlet Disabilitas, Tetap Semangat di Tengah Keterbatasan

Feel Good
Sering Disepelekan, Ini 6 Kebiasaan yang Menurunkan Fungsi Otak

Sering Disepelekan, Ini 6 Kebiasaan yang Menurunkan Fungsi Otak

Feel Good
9 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Otak Cerdas dan Pintar

9 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Otak Cerdas dan Pintar

Feel Good
6 Jenis Kain yang Berbahaya bagi Bayi, Ketahui Risikonya 

6 Jenis Kain yang Berbahaya bagi Bayi, Ketahui Risikonya 

Feel Good
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com