Mengapa Pria juga Butuh Perawatan Kaki?

Kompas.com - 02/05/2019, 16:00 WIB
Ilustrasi kaki dan sepatu olahraga shutterstockIlustrasi kaki dan sepatu olahraga

KOMPAS.com - Perawatan kaki yang kerap diabaikan para pria ternyata penting bagi kesehatan.

Menurut ahli penyakit kaki Charlton Woodly, perawatan kaki yang teratur sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Banyak penyakit sebenarnya disebabkan karena kondisi kaki.

"Jika kamu tidak merawat kakimu, dan kamu kehilangan kemampuan untuk berjalan tanpa rasa sakit, itu benar-benar dapat menghambat hidupmu," ucapnya.

Mulai dari penyakit ringan hingga mengancam jiwa, semuanya bisa saja disebabkan oleh kondisi kaki.

Infeksi jamur, misalnya, dapat menyebabkan kuku kaki berubah warna bahkan patah.

Kuku kaki yang tumbuh ke dalam juga dapat menyebabkan infeksi bakteri atau luka terbuka yang menyakitkan.

Baca juga: Victoria Bekcham Ungkap Rahasia Kuku Indahnya

Penyakit kaki kutu air juga dapat menyebabkan gatal, lepuh, dan nyeri.

Beberapa orang bahkan dapat berisiko mengalami kanker kulit yang berbahaya seperti melanoma dan karsinoma sel basal yang dapat mematikan jika tidak diobati.

Perawatan kaki secara teratur dapat membantu mencegah dan mengendalikan masalah kesehatan yang berhubungan dengan kaki.

Jadi jelas bukan, mengapa perawatan kaki pun dibutuhkan oleh kaum pria.

Nah, berikut ini adalah hal-hal yang bisa dilakukan demi merawat kaki.

1. Periksa kaki setiap hari

Memeriksa kaki di kamar mandi sudah cukup membantu kita merawat kondisi kaki.

Periksa apakah ada yang berbeda atau aneh, seperti perubahan warna kuku, kemerahan, benjolan, atau lecet.

"Selalu periksa di antara jari-jari kaki," kata Woodly.

Ia menyarankan kita untuk memastikan celah-celah kaki kering, dan jangan biarkan ada krim atau lotion yang tertinggal.

Sebab, jamur dan bakteri tumbuh subur di lingkungan yang lembap.

Jika kita melihat sesuatu yang aneh, hubungi dokter sebelum mencoba menanganinya sendiri.

2. Berhati-hati saat berjalan

Woodly menyarankan kita untuk selalu memperhatikan di mana kita berjalan tanpa alas kaki, terutama di atas karpet.

Karpet dapat menyembunyikan benda-benda kecil yang bisa kita injak dan melukai kaki.

Baca juga: Penyebab Kram Kaki saat Tidur dan Cara Mengatasinya

Dan jika kita memiliki luka, karpet dapat membuat luka terkontaminasi bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

3. Potong kuku dengan lurus

Woodly menyarankan kita untuk memotong kuku secara lurus, dan tidak terlalu dalam karena berpotensi menyebabkan infeksi.

"Kuku jari kaki harus lurus agar pas dengan ujung kulit," kata dia.

4. Gunakan batu apung untuk mengatasi kaki kapalan

Kaki kapalan dan kasar memang tidak enak dilihat. Namun, itu tidak selalu menandakan hal buruk.

"Itu hanya disebabkan karena adanya kulit mati, tulang yang menonjol, alas kaki yang tak nyaman atau beberapa jenis iritasi," kata Woodly.

Kondisi ini memang akan memberi rasa tak nyaman jika dibiarkan. Jadi, kita harus menyingkirkannya.

Mereka bisa menyakitkan jika dibiarkan tanpa pengawasan, jadi kita harus menghapusnya secara teratur.

Menggunaka patch khusus untuk menghapus kulit mati yang banyak dijual di toko biasanya berbahaya.

Sebab, patch semacam itu mengandung zat asam untuk meluruhkan sel kulit mati.

Alat tersebut juga bisa mengupas kulit terlalu dalam jika kita tidak hati-hati.

Baca juga: Kulit Lebih Kenyal dan Sehat Berkat Yoga Wajah

Woodly merekomendasikan untuk membersihkan kulit mati secara teratur dengan batu apung.

Kita bisa menggosokan di area yang terdapat penumpukan kulit dengan lembut.

5. Lakukan pedikur secara teratur

Pedikur adalah cara paling efektif untuk menjaga kebersihan kaki dan menjaga kuku tetap segar.

Seorang profesional dapat membantu mengidentifikasi masalah serius dengan jauh lebih baik daripada diri kita.

Selain itu, melakukan perawatan kaki dengan seorang profesional membuat kita merasa lebih rileks saat sesi perawatan.

Tergantung pada seberapa cepat kuku kaki tumbuh, kita bisa melakukan pedikur sesering yang kita inginkan, asalkan dilakukan dengan aman.

"Rata-rata orang harus mendapatkan setidaknya sebulan sekali," kata Woodly.

Namun, tak masalah jika kita melakukannya lebih sering. Pilih tempat perawatan yang selalu menggunakan alat baru dan tersegel.

Baca juga: Simaklah, Tips Mudah Perawatan Berlian

Pilih juga ahli yang telah memiliki lisensi. Profesional yang bertugas melakukan pedicure seharusnya tidak pernah berusaha untuk memotong kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam.

Selain itu, kita juga bisa melakukan pedicure tanpa bantuan ahli.

Jika kita tak memiliki waktu untuk pergi ke tempat perawatan, kita bisa melakukannya sendiri di rumah dengan cara berikut:

- Rendam kaki selama setidaknya 10 menit dalam air hangat dan garam Epsom.

Ini akan membantu melembutkan dan melembabkan kulit mati dan kulit yang kapalan agar lebih mudah dihilangkan.

- Gosok kaki dengan scrub kaki untuk mengelupas dan kemudian lepaskan semua kapalan dengan batu apung secara lembut.

Kemudian masukkan kembali ke air selama beberapa menit.

- Gunting kuku kaki lurus menggunakan gunting kuku berujung lurus.

- Kikir kuku yang baru dipotong menggunakan papan emory untuk menghaluskan bagian yang kasar.

- Gosokkan sedikit krim kaki dan pastikan kita menggosoknya dengan baik, terutama di antara jari-jari kaki.

- Kenakan alas kaki sebelum berjalan-jalan untuk melindungi kaki yang baru dibersihkan.



Sumber menshealth
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X