Di Saturdays, Beli Kacamata Sambil Ngopi

Kompas.com - 03/05/2019, 14:04 WIB
Koleksi Saturdays saturdaysKoleksi Saturdays
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Rama Suparta masih ingat suasana optik di mana ia harus membeli kacamata saat masih kecil. Tempatnya steril, pegawainya mengenakan jubah putih seperti dokter, dan duduknya berhadap-hadapan seperti sedang konsultasi kesehatan.

Membeli kacamata berasa seperti seorang pasien yang harus disembuhkan dari sakit. Ia tidak suka dengan suasana tersebut. Apalagi membayangkan memakai kacamata yang membuatnya dijuluki si kaca mata kuda.

Bayangan itu masih membekas di benaknya bahkan ketika ia beranjak dewasa dan bekerja.

Di tempat kerja, Rama berkenalan dengan Andrew, yang sama-sama memakai kacamata, dan memiliki cerita masa kecil serupa.

Baca juga: Olok-Olok Si Kacamata Kuda yang Akhirnya Melahirkan Saturdays

Cerita-cerita masa lalu itulah yang kemudian membuat Rama dan Andrew tergerak untuk mengubah persepsi bahwa kacamata adalah alat bantu untuk orang sakit, kutu buku, atau mereka yang lemah.

Keduanya ingin mengangkat derajat kacamata menjadi sesuatu yang keren, barang yang modis, sekaligus menunjang penampilan. Maka di tangan keduanya, lahirlah merek Saturdays tiga tahun lalu.

Merek ini menekankan pada model yang bagus, sesuai wajah Asia, kualitas yang tinggi baik dalam pengerjaan dan bahan baku, serta harga yang terjangkau, karena tidak melalui perantara, alias dibuat langsung sesuai pesanan Saturdays.

Gerai Saturdays di Lotte Shopping AvenueKompas.com/Wisnubrata Gerai Saturdays di Lotte Shopping Avenue
Rama awalnya menjual Saturdays di antara kerabat dan teman-teman. Ia dulu sering terlihat membawa tas besar berisi kacamata yang ia tawarkan door to door. Seiring berjalannya waktu, Rama pun melakukan penjualan online dan membuka gerai kecil di beberapa mal.

Baca juga: Saturdays, Brand Lokal yang Berani Bersaing dengan Merek Internasional

Namun hal itu belum membuatnya puas. Ia ingin memenuhi mimpinya menjadikan toko kacamata sebagai tempat yang nyaman dan asyik.

Mimpi itu akhirnya terwujud dengan dibukanya gerai Saturdays pertama yang dirancang sebagai cafe. Di gerai yang berada di Lotte Shopping Avenue itu, pengunjung bisa memilih kacamata dengan santai, sambil ngopi, dan tidak terintimidasi pegawai yang menyodorkan produk-produk agar kita beli.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X