Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/05/2019, 09:35 WIB

KOMPAS.com - Memasuki Bulan Ramadhan, busana muslim semakin banyak dicari. Termasuk untuk mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri.

Agar tak tampak membosankan, banyak orang bereksplorasi dengan berbagai jenis tampilan busana muslim.

Misalnya, dengan memadupadankan pakaian dengan motif berbeda.

Bagi sebagian orang, memadukan beberapa pakaian dengan motif berbeda menjadi sebuah tantangan.

Sebab, jika salah memilih motif, bisa-bisa tampilan justru menjadi terlalu ramai.

Founder label hijab "Kami", Nadya Karina berbagi tipsnya.

Menurut Karin, bagi yang belum percaya diri untuk menggunakan beberapa jenis pakaian bermotif, ada baiknya mencoba satu item bermotif dari keseluruhan tampilan.

Namun, pilihlah warna yang berbeda.

"Misalnya, scarf saja yang pattern tapi baju dalam, outer dan celananya polos dengan warna berbeda."

Baca juga: Perjalanan 10 Tahun Kami, dari Aksesori hingga Busana Modest...

Begitu kata Karin saat ditemui di ekshibisi perayaan 10 tahun Kami di Senayan City, Jakarta beberapa waktu lalu.

Ketika kepercayaan diri sudah muncul, kamu bisa mulai menggabungkan beberapa jenis motif dalan satu tampilan.

Misalnya, menggabungkan motif tegas dan motif sederhana, atau motif besar dengan motif kecil.

Karin mencontohkan gaya rekannya, Irin -yang juga founder Kami.

Tiga pendiri Kami: Afi, Irin dan Karin seusai fashion show koleksi terbarunya sekaligus perayaan 10 tahun Kami di Senayan City, Jakarta, Jumat (3/5/2019).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Tiga pendiri Kami: Afi, Irin dan Karin seusai fashion show koleksi terbarunya sekaligus perayaan 10 tahun Kami di Senayan City, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Irin menggunakan scarf bermotif dengan warna bold alias tebal, yaitu cokelat tua.

Ia kemudian mengombinasikan scarf tersebut dengan baju yang juga berwarna cokelat, namun cenderung memiliki warna yang lebih lembut serta motif yang tidak terlalu ramai.

Kombinasikan dengan outer warna polos agar penampilan menjadi tampak seimbang dan tidak berlebihan.

"Tapi ini balik lagi kepada kepercayaan diri setiap orang, ya," kata Karin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.