Kompas.com - 06/05/2019, 11:00 WIB
ilustrasi sepatu olahraga shutterstockilustrasi sepatu olahraga

Faktanya, aturan itu biasanya diterapkan untuk pelari mahir--seperti seseorang yang berlatih untuk lari ultra maraton, dan sudah berlari lebih dari 80,4 km per minggu.

Pelari baru dengan basis yang kuat atau pelari menengah kemungkinan dapat meningkatkan jarak tempuh mingguan mereka hingga 20-25 persen.

Semuanya bermuara pada apa yang kamu rasakan setelah setiap minggu.

3. Alas kaki yang tepat

Sepatu dan kaus kaki yang tepat sangat penting untuk pencegahan cedera saat berlatih untuk maraton.

Sepatu yang terlalu kecil bisa menyebabkan lecet atau gesekan yang salah di pergelangan kaki.

Betchker menyarankan untuk mendapatkan pasangan tepat untuk sepatu lari.

Kelengkapan ditawarkan melalui terapi fisik dan sering dilakukan di toko khusus.

"Kamu dapat membuat cedera jika sepatu tidak beres," kata Betchker.

Baca juga: Nike Phantom React Flyknit, Sepatu Lari Tanpa Tali

"Hal itu mulai dari ketegangan otot, faktor stres, hingga kaki kapalan.”

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.