Kompas.com - 06/05/2019, 11:56 WIB
Ilustrasi daging davidchukalexeyIlustrasi daging

KOMPAS.com - Tren gaya hidup sehat membuat banyak orang mulai fokus pada pola makan vegan dan meninggalkan produk hewani.

Walau begitu, pakar nutrisi berpendapat mengonsumsi produk hewani tak selalu buruk bagi kesehatan. Apalagi, ada zat gizi tertentu yang memang hanya bisa didapatkan dalam produk hewani.

Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Tak terkecuali untuk konsumsi daging. Bagi para pecinta daging sebaiknya mulai membatasi protein hewani ini karena menurut sebuah penelitian ada kaitan antara kematian dini dengan makan daging berlebihan.

Menurut riset yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, risiko tersebut terutama pada orang yang mengonsumsi lebih banyak daging merah, daging olahan atau lebih banyak mengonsumsi protein hewani daripada nabati.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Diet Vegan

Penelitian dilakukan dengan menganalisis data dari Kuopio Ischaemic Heart Disease Risk Factor Study, studi yang melacak faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular di antara pria paruh baya di Finlandia timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Populasi dari Finlandia Timur dipilih karena merupakan populasi dengan tingkat penyakit jantung tertinggi di Eropa.

Populasi penelitian terdiri dari 2.641 pria Finlandia berusia antara 42 sampai 60 pada peridoe tahun 1984 hingga 1989.

Setelah 20 tahun kemudian, periset menindaklanjuti penelitian dan menemukan 1.225 peserta telah meninggal.

Baca juga: Nangka, Bahan Alternatif Pengganti Daging

Dari analisis, terungkap peserta yang mengonsumsi tujuh ons atau lebih lebih daging merah atau olahan setiap hari memiliki risiko kematian dini 23 persen lebih tinggi.

Namun, tidak semua protein hewani terkait dengan risiko kematian. Riset menemukan peserta yang mendapatkan protein hewani dari telur, ikan, atau susu dapat terhindar dari risiko kematian dini.

Pria yang makan lebih banyak protein nabati daripada daging cenderung hidup lebih lama. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya tidak apa-apa mengonsumsi daging, hanya saja jangan berlebihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.