Kompas.com - 08/05/2019, 14:14 WIB

Selama lima hari lainnya, kita mempertahankan pola makan yang sehat dan normal. 

Sangat penting untuk fokus pada makanan berserat dan protein tinggi untuk membantu kita tetap kenyang. Tapi, kita juga perlu menjaga kalori tetap rendah saat berpuasa.

Kita dapat memilih hari puasa mana saja - misalnya, Senin dan Kamis- dengan diselingi hari non-puasa di antara kedua hari tersebut.

Pastikan untuk makan dengan jumlah normal pada hari-hari non-puasa, alias tidak berlebihan dan tidak balas dendam.

2. Puasa alternatif

Puasa alternatif ini melibatkan metode puasa selang-seling, yakni satu hari puasa, dan hari berikutnya tidak.

Pada hari puasa, batasi kalori maksimal 500 kalori atau sekitar 25 persen dari asupan normal.

Pada hari-hari non-puasa, lanjutkan dengan diet teratur dan sehat. Ada juga variasi ketat yang mencakup konsumsi 0 kalori pada hari-hari puasa.

Namun, satu penelitian menunjukkan orang yang mengikuti pola puasa intermiten ini selama enam bulan, mengalami peningkatan kadar kolesterol jahat atau LDL enam bulan kemudian setelah tidak menjalaninya.

3. Membatasi waktu makan

Halaman Selanjutnya
Halaman:



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.