5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan Selama Puasa

Kompas.com - 10/05/2019, 10:26 WIB
Ilustrasi masalah pencernaan shutterstockIlustrasi masalah pencernaan
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan selama bulan Ramadan. Pasalnya, pencernaan yang bermasalah akan menghambat kelancaran puasa dan aktivitas kita selama bulan suci ini.

Lalu, adakah cara atau tips untuk mewujudkan pencernaan sehat saat puasa?

1. Makan makanan berserat saat sahur dan berbuka

Menurut Maria Adams, MS, MPH, RD, seorang ahli diet dari Amerika Serikat, makan makanan berserat dapat membantu pencernaan dalam kondisi sehat saat puasa.

Adams juga menambahkan makanan kaya serat dapat membantu mencegah atau mengobati berbagai kondisi pencernaan, seperti sembelit, wasir, dan radang usus besar.

Selain itu, banyak makan makanan berserat ketika puasa bisa membantu mencapai atau mempertahankan berat badan ideal.

Pilihlah makanan yang kaya serat seperti biji-bijian, sayuran, kacang polong, dan buah-buahan yang dapat memelihara kesehatan sistem pencernaan.

Baca juga: Cara Terbaik untuk Penuhi Asupan Serat bagi Tubuh

2. Batasi makan makanan berlemak

Salah satu cara untuk menjaga pencernaan sehat saat puasa adalah dengan membatasi asupan makanan berlemak saat sahur dan berbuka.

Secara umum, makanan berlemak cenderung memperlambat proses pencernaan makanan, serta membuat kita lebih rentan mengalami sembelit.

Sebetulnya, makanan berlemak juga penting untuk tubuh menyimpan cadangan energi, tapi lebih baik imbangi dengan makanan tinggi serat yang bisa mempermudah proses mencerna lemak dan makanan lainnya.

Baca juga: Kurangi Gula, Garam, dan Lemak untuk Hidup yang Lebih Sehat

3. Minum air cukup

Untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehatsaat puasa, kita tetap perlu minum air sebanyak 2 liter per hari.

Sama halnya apabila tubuh kurang makan makanan berserat, sedikit atau kurang minum air bisa menyebabkan masalah pencernaan. BAB tidak teratur atau sembelit, misalnya.

Usahakan minum 2 gelas air saat sahur, 4 gelas air setelah salat tarawih, dan terakhir 2 gelas sebelum atau sesudah sahur. Dengan cara seperti itu, kita akan tetap terhidrasi dan terhindar dari masalah pencernaan.

Baca juga: 8 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Kita Kurang Minum

4. Makan makanan probiotik

Makanan atau minuman probiotik seperti yoghurt atau kimchi, mengandung bakteri baik yang menguntungkan bagi usus manusia. Bakteri baik ini, biasanya digunakan untuk mencegah dan meringankan masalah usus.

Dengan makan makanan probiotik, kita dapat melancarkan masalah sembelit dan membuat makanan lebih cepat dicerna oleh tubuh. Para ahli menyarankan untuk makan atau minum suplemen probiotik saat puasa di waktu berbuka untuk menormalkan pergerakan usus besar.

5. Kurangi dan hindari stres

Salah satu penelitian mengatakan bahwa stres bisa memengaruhi kesehatan pencernaan, khususnya usus. Para peneliti berpendapat bahwa stres bisa membuat usus meradang yang akan mengganggu sistem saraf parasimpatis yaitu sistem yang berfungsi untuk mengontrol gerakan usus.

Maka dari itu, hindari berbagi hal berbau stres yang bisa mengancam kesehatan pencernaan saat berpuasa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X