Konsumsi Kacang Saat Hamil Tingkatkan Kecerdasan Bayi

Kompas.com - 13/05/2019, 13:26 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Selama hamil, apapun yang dilakukan dan diasup ibu berpengaruh besar pada kesehatan janin dalam kandungan.

Itu sebabnya calon ibu disarankan untuk mengasup lebih banyak makanan sehat selama kehamilan. Salah satunya adalah konsumsi kacang.

Sebuah studi terbaru dari Institut Kesehatan Global Barcelona (ISGlobal) menemukan bahwa konsumsi kacang bisa memengaruhi kecerdasan otak bayi.

Kacang-kacangan memiliki banyak sekali manfaat. Mulai dari magnesium dan lemak sehat yang mampu melindungi kesehatan otak kita.

Selain itu, kacang-kacangan bisa memberikan tambahan rasa dan memberi efek mengenyangkan pada pola makan ketogenik atau diet lainnya yang berbasis tanaman. 

Para peneliti di ISGlobal juga telah mengaitkan pola makan tinggi kacang selama kehamilan dengan peningkatan perkembangan otak pada anak-anak mereka.

Penelitian yang dilakukan terhadap 2.200 orang ibu dari Spanyol ini meminta para partisipannya untuk menyelesaikan kuisioner tentang kebiasaan makan mereka selama trimester pertama dan terakhir kehamilan.

Setelah bayi lahir, perkembangan neuro-psikologis anak-anak mereka diukur menggunakan beberapa tes yang telah divalidasi secara internasional. Tes ini diberikan ketika anak berusia 18 bulan, 5 tahun, dan 8 tahun setelah kelahiran.

Baca juga: Risiko Kesehatan Hamil di Usia 37 Seperti Meghan Markle

Hasil penelitian menunjukkan, ibu yang makan kacang selama trimester pertama cenderung memiliki anak dengan fungsi kognitif, kapasitas perhatian, dan memori kerja jangka panjang yang lebih baik.

"Ini adalah studi pertama yang mengeksplorasi kemungkinan manfaat dari memakan kacang selama kehamilan untuk perkembangan saraf anak dalam jangka panjang," kata peneliti ISGlobal dan penulis pertama studi, Florence Gignac.

Otak mengalami serangkaian proses kompleks selama kehamilan. Ini berarti bahwa nutrisi ibu merupakan faktor penentu dalam perkembangan otak janin dan dapat memiliki efek jangka panjang.

Gignac menjelaskan, kacang-kacangan yang mereka gunakan dalam penelitian ini adalah kacang kenari, almond, kacang tanah, kacang pinus, dan hazelnut.

Mereka berpikir bahwa efek menguntungkan yang diamati mungkin disebabkan oleh fakta bahwa kacang-kacangan mengandung asam folat tingkat tinggi dan khususnya asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6.

"Komponen ini cenderung menumpuk di jaringan saraf, terutama di daerah frontal otak, yang memengaruhi memori dan fungsi eksekutif," katanya.

Mengingat ini adalah studi pertama yang menggambarkan hubungan kacang dan perkembangan janin, para peneliti masih menyarankan para ibu untuk mendiskusikan info ini ke dokter untuk mendapatkan pendapat kedua sebelum secara signifikan meningkatkan konsumsi kacang.

Namun, sedang hamil atau tidak, kacang memiliki manfaat. Jadi, kita masih bisa memakannya selama tidak ada alergi.

Baca juga: Sakit Gigi Pengaruhi Kecerdasan Anak




Close Ads X