Makan "Aman" dengan Bahan Pangan Organik

Kompas.com - 18/05/2019, 20:00 WIB
Pasangan Meickel dan Anna di rumahnya di kota Aarhus, Denmark. Kompas.com/Lusia Kus AnnaPasangan Meickel dan Anna di rumahnya di kota Aarhus, Denmark.

"Sisanya beli produk konvensional karena alasan harga yang mahal, khususnya daging atau ayam organik, yang harganya bisa mencapai tiga kali lipat. Tapi kalau beda harganya sedikit, kami pilih daging yang organik," kata Meickel yang memiliki dua orang anak usia pra-sekolah ini.

Anna mengatakan, dari perspektif rasa sebenarnya tidak ada perbedaan terlalu mencolok dengan produk nonorganik.

"Tetapi terkadang anak-anak dapat merasakan perbedaan rasa antara buah organik dan konvensional," ujarnya.

Untuk beberapa jenis bahan makanan, terutama sayuran dan produk susu, pasangan ini tidak pernah membeli produk yang nonorganik.

Tanam sendiri

Kesan mahal memang melekat kuat pada produk-produk organik yang dijual di pasaran. Namun, sebenarnya kita pun bisa mulai menambah jumlah asupan bahan makan organik dengan cara bertanam sendiri di rumah.

Chef Jamie Oliver termasuk dalam tokoh publik yang sukses menggelar program Food Revolution. Dalam program itu ia mengajak semakin banyak orang menanam sayuran sendiri di rumah.

Baca juga: Ingin Berkebun di Tengah Kota? Tiru Rancangan Rumah Ini

Di tanah air, belakangan ini tumbuh komunitas-komunitas urban-farming yang mengajarkan kita berkebun di kota.

Dengan menanam sendiri, kita bisa mengurangi paparan pestisida sekaligus menghijaukan pekarangan rumah.

Alternatif lain adalah membeli bahan pangan organik langsung ke petani atau penyalurnya. Biasanya harganya lebih murah ketimbang supermarket.

Memang dibutuhkan sedikit usaha untuk sehat. Walau mungkin mahal, tapi dampak kesehatan jangka panjang yang bisa diperoleh bisa menjadi perhitungan bahwa sesungguhnya biaya keseluruhan yang dikeluarkan relatif lebih murah.

Baca juga: Di Peternakan Organik, Sapi-sapi Pun Bahagia...

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X