Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/05/2019, 13:56 WIB

Bukan hanya untuk sekedar gaya saja, ternyata penggunaan paku keling di celana jeans memiliki fungsi tersendiri, yakni membuat celana kuat dan tak mudah robek.

Ketika Levi Strauss mengembangkan celana jeans biasa ternyata banyak kendala dan keluhan. Para penambang menilai celana ini mudah robek ketika digunakan dalam aktivitas menambang di California. Akibatnya, Levi Strauss harus membuat celana yang kuat.

Rencana itu akhirnya diperhatikan oleh penjahit Nevada, Jacob Davis yang bekerja sama dengan Levi membuat model celana jeans dengan dilengkapi paku keling. Hasilnya begitu memuaskan para penambang.

Selain itu, pada celana juga terdapat saku kecil. Tak ada yang tahu bahwa sebenarnya ini berguna untuk menaruh jam atau arloji seseorang. Karena fungsinya yang kurang dikenal, pada 1930-an pernah dihilangkan pada model jeans yang berkembang.

Namun sampai sekarang, saku arjoli masih ada dan ditemukan di celana jeans. Biasanya terdapat pada saku bagian kanan.

Baca juga: Kisah Lea Jeans di Tangan Generasi Kedua

5. Warna biru

Orang-orang telah memakai celana jeans selama berabad-abad lamanya. Warna biru yang digunakan dalam celana ini berasal dari pewarna nila alami.

Pewarna ini dipilih karena memiliki karakteristik tak bisa menembus serat kapas secara penuh dari celana tersebut.

Ketika bahan ini dipanaskan, kebanyakan pewana akan menembus serat kapas, tetapi warna ini hanya menempel pada permukaan serat. Jika dicuci berkali-kali, warna celana ini akan menjadi pudar.

Semakin sering dicuci, maka semakin lembut celana tersebut. Akhirnya, jeans tersebut akan lebih nyaman kita pakai. Kelembutan yang dihasilkan dari pewarna ini membuat jeans menjadi favorit para pekerja.

Berbeda dengan zaman dulu, pada masa kini celana jeans diwarnai dengan pewarna biru sintetis.

Baca juga: Mengapa Kebanyakan Celana Jeans Berwarna Biru?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.