BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Polytron

Hal Penting Dilakukan agar Persediaan Makanan Selama Ramadhan Awet

Kompas.com - 21/05/2019, 20:01 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Saat bulan Ramadhan, tak sedikit ibu rumah tangga sengaja mempersiapkan bahan makanan untuk persediaan, seperti buah dan sayur.

Hal tersebut umumnya dilakukan dengan alasan efisiensi waktu agar tak repot mempersiapkan hidangan berbuka atau pun saat sahur.

Namun sayangnya, terkadang orang mendapati buah dan sayur yang tersedia tidak dapat digunakan karena sudah layu. Bahkan jika buah dan sayur tersebut sudah disimpan di lemari es sekalipun.

Meski membingungkan, namun rupanya ada penyebab mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Nah agar bahan makanan yang sudah dibeli tidak berakhir di tempat pembuangan, berikut triknya sebelum disimpan dalam kulkas.

- -

Sediakan wadah khusus

Agar memberikan daya tahan yang lama untuk buah dan sayur, ada baiknya menggunakan wadah penyimpanan khusus yang kedap udara.

Selain membuat awet, langkah tersebut turut membantu menjaga kesegarannya.

Terlebih jika ingin dihidangkan saat sahur, potong-potonglah sayuran sebelum tidur dan simpan di wadah ini.

Saat dibuka pada waktu memasak, bahan ini akan masih terlihat segar dan layak untuk diolah.

Bungkus dengan aluminium foil

Khusus bahan makanan yang lunak seperti sayur dan buah-buahan, sebaiknya di bungkus dengan aluminium foil.

Bagi yang belum mengetahuinya, aluminium foil berupa kertas khusus yang biasa digunakan untuk membungkus makanan.

Fungsinya adalah menghalangi paparan oksigen, cahaya, kelembapan udara dan datangnya kuman terhadap bahan makanan.

Karakternya yang lentur dan fleksibel akan memudahkan saat mengemas bahan makanan.

Simpan dengan bentuk utuh

Menyimpan sayuran dan buah dalam bentuk yang utuh di kulkas dapat membantu memperpanjang kesegarannya.

Sebab tak lama setelah dikupas, sel-sel yang ada pada buah akan mengalami kerusakan, seperti yang terjadi pada buah apel yang warnanya berubah karena mengalami proses kimia yang disebut oksidasi.

Maka potonglah buah dan sayuran saat hendak dihidangkan saja, seperti mendekati berbuka puasa atau waktu sahur.

Perhatikan posisi penyimpanan

Pastikan ragam jenis sayur dan buah diletakkan di tempat yang mudah dilihat dan tertata rapi.

Apabila berada jauh atau bahkan tertumpuk makanan lain di dalam kulkas, bisa jadi Anda lupa telah membelinya, dan setelah sadar dan ingin digunakan, bahan itu sudah tidak layak.

Selain itu, dengan menempakan sayuran dan buah secara bertumpuk akan berdampak pada bau makanan yang tercampur.

Melakukan trik di atas saat menggunakan kulkas untuk membuat bahan makanan lebih awet, bisa jadi tak berhasil kalau kulkas yang digunakan tak sesuai kebutuhan.

Untuk itu, pilihlah yang interiornya kompatibel dengan kebutuhan.

Seperti kompartemen untuk menyimpan buah dan sayur yang terdapat pada kulkas Belleza dari Polytron.

Kulkas Polytron tipe Belleza 3 memiliki fitur Shielded Moisture Compartment yang mampu mencegah udara luar masuk sehingga buah tetap segar 2 kali lebih lama.

Perlu diketahui bahwa kelebihan dari semua tipe kulkas Belleza series dari Polytron memiliki pintu berbahan kaca tempered yang kuat dan elegan dari masa ke masa.

Tampilan kulkas Polytron Belleza yang elegan turut mempercantik suasana di dalam rumah.

Semua manfaat tersebut bisa dinikmati dengan waktu yang lama karena kulkas Belleza mampu bertahan hingga 10 tahun.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE