Kompas.com - 26/05/2019, 12:00 WIB

3. Cari dukungan

Minta dukungan dari teman di kantor atau pasangan di rumah untuk membantu kamu menjalankan latihan ini. Atau ingin menjalankan latihan pengendalian kecanduan garam dan gula ini kepada anak-anak, kamu dapat membantu mereka dengan tidak membelikannya makanan ringan yang manis dan asin secara teratur.

Berikan mereka makanan penutup berupa buah-buahan segar, dan bukannya kue atau puding yang manis.

4. Pertimbangkan diet puasa

Diet puasa atau intermittent fasting dapat membantu mengurangi rasa lapar sekaligus kecanduan garam dan gula.

Diet puasa adalah metode untuk mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama beberapa waktu, namun kita masih dapat mengonsumsi minuman.

Diet puasa tidak mengatur makanan apa yang harus dikurangi atau apa yang harus dikonsumsi, namun lebih mengatur kapan kita makan dan kapan harus berhenti makan alias puasa.

Biasanya metode ini menganjurkan untuk puasa makan selama 16 jam, namun waktunya dapat Moms tentukan sendiri.

Dengan melakukan diet puasa, kita akan mengurangi kalori yang masuk. Namun saat libur puasa, jumlah kalori yang masuk akan tetap normal. Dan seiring waktu, kita akan merasa puas dengan porsi makanan yang lebih kecil.

Hal ini juga akan mengurangi keinginan terhadap makanan yang manis dan asin Anda.

 Baca juga: Wajib Tahu, Manfaat dan Efek Negatif Diet Puasa

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.