Kompas.com - 28/05/2019, 15:10 WIB
Ilustrasi berkeringat AntonioGuillemIlustrasi berkeringat
|
Editor Wisnubrata

Belum terlalu jelas apa penyebab hiperhidrosis dalam setiap kasus, namun bagi sebagian orang bisa saja karena genetika atau terkait dengan masalah kesehatan lainnya.

Ada dua jenis hiperhidrosis, yaitu primer dan sekunder:

- hiperhidrosis primer: kondisi dimana tidak ada alasan penyebab munculnya keringat tersebut. Orang-orang yang mengalaminya mulai menyadari keringat mereka berlebih ketika usia anak-anak atau remaja.

- hiperhidrosis primer: kondisi dimana keringat yang muncul berkaitan dengan masalah kesehatan, ini bukan terjadi hanya karena produksi keringat biasa. Contohnya, ketika kamu sedang mengkonsumsi obat-obayan tertentu yang memicu keringat berlebih, diabetes, menuju menopause atau memiliki tiroid yang overaktif.

Seringkali, hiperhidrosis terjadi hanya pada satu atau dua area tubuh. Jadi, mungkin saja kamu merasakan keringat berlebih pada bagian ketiak atau dahi namun tidak pada bagian tubuh lain.

Ini mungkin terdengar tidak nyaman, namun keringat berlebih bukanlah risiko kesehatan serius. Hanya saja ini bisa menimbulkan sedikit rasa malu. Misalnya, jika ini terjadi ketika kamu hendak pergi berkencan atau wawancara kerja.

Mungkin kondisi ini membuatmu butuh berkonsultasi dengan dokter. Namun menurut AAS, kebanyakan orang tidak melakukannya. Entah karena alasan malu atau mereka merasa kondisi itu tak perlu dikhawatirkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, anggapan tersebut sebetulnya salah. Sebab, dokter bisa membantumu mencari tahu bagaimana menghentikan keringat berlebih tersebut.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.