Risiko Pakai Steroid untuk Bentuk Otot, Pria Wajib Tahu...

Kompas.com - 30/05/2019, 16:00 WIB
Ilustrasi pria shutterstockIlustrasi pria

Namun, ini pertama kalinya para ilmuwan menguak persentase spesifik mengenai risiko tersebut karena banyaknya pria yang tertarik untuk menggunakan steroid hanya demi penampilan.

"Ada lebih banyak pengguna steroid anabolik yang menjadi steril daripada yang diperkirakan - 90 persen mungkin," kata Pacey.

Pacey menambahkan, penggunaan obat pencegah kebotakan juga memiliki efek yang serupa meski risikonya lebih kecil.

Baca juga: Pria Juga Bisa Alami Menopause, Apa Tandanya?

Namun, penggunaan obat pencegah kebotakan tersebut semakin tinggi yang membuat semakin banyak pria mengalami kemandulan.

"Tidak ironis kalau pria pergi ke gym untuk membentuk tubuh, sebagian besar dilakukan untuk menarik wanita, dan secara tidak sengaja itu dapat mengurangi kesuburan mereka," ucapnya.

Mengonsumsi steroid anabolik secara teratur dapat menyebabkan sejumlah perubahan fisik dan psikologis pada pria dan wanita, serta kondisi medis yang berbahaya.

Efek fisik pada pria dapat mencakup berkurangnya jumlah sperma, penyusutan testis, perkembangan payudara, peningkatan risiko kanker prostat dan jerawat yang parah.

Sementara itu, efek fisik pada wanita seperti pertumbuhan rambut wajah, kehilangan payudara, suara yang dalam dan rambut rontok.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X