Kompas.com - 31/05/2019, 08:00 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Rasa lapar adalah cara alamiah yang digunakan oleh tubuh untuk menyampaikan isyarat badan membutuhkan "bahan bakar" lebih.

Kebanyakan orang merasa sangat lapar sepanjang hari, sehingga mereka terus memakan camilan.

Namun, apa sebenarnya alasan kita selalu merasa lapar padahal sudah makan sebelumnya?

Ada banyak sekali faktornya.

Mulai dari masalah yang ada di luar kontrol, seperti tiroid, hingga masalah gaya hidup, misalnya level stres, kurang tidur, dan lainnya.

Baca juga: Kerja Freelance Juga Bisa Bikin Stres, Ini 5 Cara Mencegahnya

Jika kamu termasuk salah satunya, cobalah cek apakah salah satu dari faktor berikut membuatmu lapar sepanjang hari.

1. Diet

Orang-orang yang menerapkan diet akan cenderung lapar sepanjang hari. Sebab, sebagai bagian dari rencana diet tersebut, mereka membatasi asupan kalori.

Mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada kalori yang dibakar menyebabkan tubuh memproduksi hormon ghlerin atau hormon lapar.

Sehingga, seseorang seringkali masih merasa lapar meskipun mereka sudah makan.

2. Diabetes tipe 2

Menderita diabetes tipe 2 juga bisa menjadi alasan mengapa kamu merasa lapar sepanjang hari.

Alasannya, diabetes menyebabkan glukosa bertahan di dalam darah alih-alih menuju sel tubuh untuk dijadikan sumber energi.

Kondisi ini akan menimbulkan rasa lapar.

 

3. Kurang protein

Asupan protein akan menyebabkan peningkatan produksi hormon yang menyebabkan tubuh kenyang dan menurunkan hormon yang menstimulasi rasa lapar.

Jadi, jika kamu tidak cukup makan protein, kamu bisa mudah merasa lapar.

Makanlah makanan kaya protein, seperti daging, telur, ikan, susu, yogurt, legume, dan lainnya.

4. Pola makan rendah karbohidrat

Tidak mengonsumsi karbohidrat kompleks dalam jumlah yang cukup dan lebih banyak mengonsumsi karbohidrat sederhana, juga bisa meningkatkan rasa lapar.

Baca juga: Benarkah Minum Alkohol Picu Munculnya Rasa Lapar?

Karbohidrat kompleks mengandung lebih banyak nutrisi dan lebih lama dicerna oleh tubuh.

Kondisi ini membuat kita merasa kenyang lebih lama. Di sisi lain, karbohidrat sederhana tidak bisa membuat kita kenyang dalam waktu lama.

5. Pola makan tinggi gula

Terlalu banyak konsumsi gula, terutama fruktosa, bisa meningkatkan nafsu makan.

Sebab, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon ghlerin dan berdampak pada aktivitas otak yang menyampaikan sinyal lapar pada tubuh.

 

6. Kurang serat

Tidak makan cukup serat juga bisa meningkatkan rasa lapar. Makanan kaya serat cenderung lebih lama dicerna sehingga bisa menekan rasa lapar.

7. Kurang tidur

Kurang tidur bisa mengganggu keseimbangan hormon alami tubuh. Hal ini berpotensi meningkatkan rasa lapar bagi sebagian orang.

Menurut sebuah studi, pria yang kurang tidur cenderung memiliki level ghlerin yang lebih tinggi dan makan lebih banyak daripada pria yang tidur dengan durasi normal.

Baca juga: Jangan Gunakan Car Seat sebagai Tempat Tidur Bayi di Rumah

8. Dehidrasi

Minum air sebelum makan bisa membuat perut terasa kenyang. Salah satu alasan mengapa kita mudah merasa lapar adalah karena kita kurang minum dalam jumlah yang cukup.

Kondisi tersebut membuat tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi.

Minumlah minimal delapan gelas setiap harinya dan konsumsi makanan tinggi cairan, seperti semangka, jeruk, dan lainnya.

 

9. Banyak olahraga

Olahraga intensitas tinggi dapat membakar banyak kalori. Sebuah studi menunjukkan, seseorang yang rutin berolahraga cenderung memiliki metabolisme tubuh yang lebih cepat.

Kondisi ini membuat tubuh mereka juga membakar kalori di luar waktu olahraga.

Untuk mencegah rasa lapar karena banyak melakukan olahraga, cobalah mengonsumsi kalori lebih banyak untuk bahan bakar tubuh.

10. Minum alkohol berlebih

Alkobol dikenal sebagai faktor yang bisa menstimulasi nafsu makan.

Alkohol menghalangi hormon yang bisa menekan rasa lapar, seperti hormon leptin, terutama ketika diminum sebelum atau sambil makan.

Jadi, jika kamu merupakan peminum alkohol disarankan untuk meminumnya hanya dalam jumlah moderat atau menghindarinya secara total.

Baca juga: 10 Selebritas Hollywood yang Tak Minum Alkohol

11. Tiroid yang overaktif

Salah satu gejala tiroid yang hiperaktif atau hipertiroidisme adalah rasa lapar yang terus muncul.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Thyroid Research, hipertiroidisme meningkatkan pengeluaran energi dan mereduksi berat badan secara signifikan.

12. Stres berlebih

Stres adalah faktor umum lainnya yang menyebabkan nafsu makan seseorang meningkat.

Stres berlebih meningkatkan level kortisol sehingga bisa meningkatkan rasa lapar.



Sumber Boldsky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X