7 Pekerjaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker

Kompas.com - 04/06/2019, 05:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pemilihan jenis pekerjaan ternyata sangat berpengaruh terhadap masalah kesehatan. Menurut laporan American Cancer Society, beberapa pekerjaan bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.

Perbedaan dari paparan berbagai jenis radiasi, sinar matahari atau ritme sirkadian yang berantakan menjadi beberapa alasan yang bisa meningkatkan risiko. Apa sajakah pekerjaan itu?

1. Pekerja konstruksi

Salah satu tipe kanker yang paling umum dialami pekerja konstruksi adalah kanker kulit. Terpapar sinar matahari dalam waktu lama bisa merusak kulit dan meningkatkan risiko kanker.

Tipe kanker lainnya adalah Mesothelomia atau kanker yang berdampak pada paru-paru juga menjadi tipe kanker umum bagi pekerja konstruksi. Ini disebabkan menghirup asbes, biasanya terjadi pada pekerja industri di bidang asbes.

2. Pekerja pabrik karet

Pekerja pabrik karet berisiko terkena kanker perut, paru-paru dan kandung kemih karena banyak terekspos bahan kimia, uap kimia, debu, hingga produk sampingan lainnya.

Menurut laporan yang dikembangkan oleh Center for Disease Control and Prevention, orang yang bekerja di industri ini juga rentan terhadap leukemia dan limfoma. Hal ini disebabkan oleh penyerapan karsinogen melalui kulit yang mempengaruhi individu pada tingkat sel.

3. Petani

Menurut sebuah studi yang meneliti dampak pertanian terhadap risiko perkembangan kanker pada wanita, pekerjaan di bidang agrikultur memiliki risiko kanker 35 persen lebih tinggi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Boldsky
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X