Adidas Rilis Kembali Sepatu-Sepatu Kulit Warna Putih Ikoniknya

Kompas.com - 10/06/2019, 06:06 WIB
adidas home of classicsadidas adidas home of classics

JAKARTA, KOMPAS.com – Mode memang selalu berputar. Gaya yang pernah menonjol di masa lalu, kini disukai kembali. Salah satunya dalam hal sepatu, di mana orang kembali melirik gaya retro yang dirilis ulang.

Soal sepatu ikonik, adidas menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan mengingat banyaknya seri sepatu keluaran brand Jerman tersebut yang pernah populer di masanya.

Bulan ini, adidas Originals membangkitkan kenangan tersebut dengan merilis delapan sepatu esensial – baik yang klasik maupun kontemporer – ke dalam sebuah koleksi yang disebut dengan ‘Home of Classics’.

Sepatu-sepatu klasik ini mewakili perjalana bersejarah adidas selama 50 tahun dalam membuat sneakers kulit berwarna putih, yang kemudian dikreasikan kembali untuk masa kini.

Adapun seri yang dirilis kembali adalah Superstar 80s, Stan Smith, Supercourt, S.C. Premiere, A.R. Trainer, Continental 80, Nizza Hi RF, dan model Supercourt RX yang kontemporer.

adidas SuperstarNUREG GmbH adidas Superstar
Superstar 80s yang dirilis pada tahun 1970 awalnya merupakan sepatu basket pertama yang berbahan kulit. Ketika dirilis ulang, Superstar menjadi salah satu seri yang paling laku.

Pada koleksi terbaru ini, Superstar diberi penyesuaian halus namun memiliki desain klasik seperti aslinya, dengan warna putih serta lapisan kulit di seluruh bagiannya.

adidas Stan SmithNUREG GmbH adidas Stan Smith
Begitu juga dengan sepatu Stan Smith yang pertama kali dirilis tahun 1973 dan dikenakan oleh petenis legendaris dengan nama yang sama.

Seperti juga Superstar, model Stan Smith saat ini sudah menjadi sepatu lifestyle, walau warna putih di seluruh bagiannya, mulai dari desain garis perforasinya yang khas, sampai ke heel tab dan lidah sepatu, mirip yang digunakan untuk bermain tenis masa itu.

adidas SupercourtNUREG GmbH adidas Supercourt
Sedangkan model Supercourt dalam koleksi ‘Home of Classics’ mengambil berbagai elemen desain dari koleksi sepatu klasik rilisannya tapi dibuat dengan selera modern.

Dilengkapi dengan konstruksi bertekstur dalam warna putih di atas outsole karet, Supercourt memang terkesan klasik meski didedikasikan untuk generasi masa kini.

adidas SC PremiereNUREG GmbH adidas SC Premiere
Dilengkapi dengan logo Trefoil berwarna, panel bergelombang,dan lapisan kulit nubuck, model. S.C. Premiere pada koleksi ‘Home of Classics’ juga memberi kesan bersih dan segar.

adidas AR TrainerNUREG GmbH adidas AR Trainer
Sementara sepatu A.R. Trainer, yang memiliki tampilan retro dari tahun 80 dan 90-an, dilengkapi garis pada bahan kulit berwarna putih, EVA wedge yang diekspos, panel kulit berlapis, serta detail logo Trefoil – semua dibalut dalam warna putih.

Sepatu A.R. Trainer ini juga merupakan hasil kreasi ulang dari dari sepatu tenis model klasik.

adidas ContinentalNUREG GmbH adidas Continental
Lalu model yang kini populer lagi, Continental 80, pertama kali didesain di Perancis tahun 1986 namun dibuat untuk pasar Amerika Serikat. Siluet Continental 80 pada koleksi ‘Home of Classics’ adalah versi yang paling sederhana hingga saat ini.

adidas NizzaNUREG GmbH adidas Nizza
Untuk olahraga basket, selain Superstar, yang dirilis ulang adalah sepatu Nizza Hi RF dengan bahan kulit pada bagian high-top. Sepatu ini memiliki sol karet vulkanisasi, tanda 3-Stripe yang disulam dan bahan kulit yang keseluruhannya berwarna putih.

adidas Supercourt 90NUREG GmbH adidas Supercourt 90
Yang terakhir adalah Supercourt RX kontemporer yang modelnya memadukan berbagai elemen dari keseluruhan koleksi sepatu olahraga klasik adidas.

Dengan bagian badan berbahan kulit putih, aksen warna putih kapur dan putih dasar, lidah sepatu yang teksturnya unik, jendela logo Trefoil, panel dan outsole kontemporer, Supercourt RX merupakan warisan olahraga tenis yang dikontekstualisasikan kembali untuk gaya masa kini.

Jika dilihat dalam satu kesatuan, siluet koleksi ‘Home of Classics’ merupakan dokumentasi dari sejumlah kreasi adidas Originals yang paling berpengaruh sekaligus paling abadi.

Sepatu-sepatu yang awalnya dibuat untuk olahraga di lapangan ini rupanya kembali digemari, bukan sebagai sepatu olahraga, namun telah menjadi sepatu lifestyle yang menunjang penampilan.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X