Benarkah Kopi Decaf Benar-benar Bebas Kafein?

Kompas.com - 11/06/2019, 07:23 WIB
Ilustrasi By Aleksandrs Muiznieks/ShutterstockIlustrasi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kopi decaf dikenal sebagai salah satu jalan keluar bagi orang yang ingin menikmati rasa kopi tanpa harus mendapatkan asupan kafein di dalamnya.

Namun, benarkah kopi decaf benar-benar bebas kafein?

Seperti dilansir laman Reader's Digest, decaf tak benar-benar bebas kafein. Peraturan United States Department of Agriculture (USDA) mengharuskan kopi tanpa kafein hanya 97 persen bebas zat tersebut, sehingga ada sedikit kafein dalam kopi decaf.

Adapun jumlah tiga persen dosis tersebut bukan jumlah sedikit, sebab memungkinkan seseorang yang menenggaknya malam hari terjaga hingga pagi.

Baca juga: Perhatikan, Risiko Konsumsi Kafein Sebelum Olahraga

Tapi, mengapa masih ada kafein dalam kopi decaf? Ternyata, proses decaffeination memang hanya menghilangkan sebagian besar kafein dari biji kopi.

Bahkan, beberapa kopi tanpa kafein bisa memiliki lebih banyak kafein daripada yang lain.

Secara umum, menurut Paul Toscano, kepala pemasaran Joyride Coffee, biji kopi robusta akan memiliki lebih banyak kafein setelah proses decaffeination daripada biji Arabika.

Prosesnya sendiri juga dapat menentukan berapa banyak kafein dalam campuran kopi.

Baca juga: Demi Kesehatan Jantung, Perhatikan Batas Aman Konsumsi Kopi

Semakin lama kopi diseduh, semakin berkafein; dengan kata lain, peminum kopi tanpa kafein harus memilih campuran yang diseduh dengan cepat.

Toscano merekomendasikan memilih kopi yang diolah menggunakan metode Swiss Water, yang dapat menghilangkan 99 persen kafein dari biji.

“Kamu benar-benar bisa merasakan perbedaannya. Ini lebih mahal, tetapi lebih ramah lingkungan karena kamu tidak menggunakan bahan kimia," katanya kepada laman Business Insider.

Namun, berhati-hatilah karena prosesnya sedikit mengubah rasa — yang tidak semua peminum kopi suka.

Ilustrasi kopiCreatas Ilustrasi kopi

Lantas, berapa isi kafein dalam kopi decaf dan tidak?

Jonathan Withers, Direktur Roasting dari Partners Coffee, sebuah sekolah roaster dan pembuat bir yang berbasis di Brooklyn menjelaskan perbedaan antara cangkir berkafein dan tanpa kafein.

Baca juga: Menghirup Wangi Bisnis Roaster Kopi

"Dalam secangkir specialty coffee 12 ons, biasanya ada antara 150 dan 300 mg kafein. Sementara, dalam secangkir specialty coffee tanpa kafein 12 ons, biasanya ada antara 5 dan 15 mg kafein," katanya.

Faktor terbesar yang menentukan pilihan kopi tanpa kafein adalah toleransi keseluruhan peminum terhadap kafein.

Jika peminum tidak menunjukkan salah satu dari tanda-tanda terlalu banyak minum kopi, buang air kecil terlalu sering, sakit kepala hingga perut sakit, mungkin tidak perlu khawatir mendapatkan energi dari kopi tanpa kafein.

Di sisi lain, mereka yang biasanya tidak minum kopi bisa terjaga hingga berjam-jam.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X