Kompas.com - 12/06/2019, 15:02 WIB
. KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO.

KOMPAS.com - Beberapa orang yang rutin berolahraga di gym kerap membagi pola olahraganya sesuai kelompok otot: leg day (kaki), arm day (lengan), dan chest day (dada).

Ternyata, pola tersebut dari segi sains tak selalu efektif untuk mencapai target kebugaran.

Diperlukan penerapan strategi yang lebih baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Ketika melatih otot, sintesis protein meningkat pada sekitar 36-48 jam setelah olahraga sebelum kembali ke normal.

Jika kamu sudah mengangkat beban selama bertahun-tahun, peningkatannya akan jauh lebih cepat.

Menggempur otot dengan beberapa jenis olahraga lewat repetisi dan set tentu saja akan menyebabkan kerusakan otot dan menambah waktu pemulihan.

Baca juga: Risiko Pakai Steroid untuk Bentuk Otot, Pria Wajib Tahu...

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ini bukan berarti sintesis protein yang terjadi setelah latihan bertahan lebih lama.

Sebab, ada batasan jumlah rangsangan yang dapat direspons otot-otot ketika latihan apa pun.

Lalu, melakukan latihan dengan pola kelompok otot hanya seminggu sekali sama dengan kehilangan peluang tambahan untuk memicu pertumbuhan otot.

Pola latihan paling efektif

Halaman:


Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X